Jakarta – Transformasi digital di sektor keuangan Indonesia terus menunjukkan akselerasi yang kuat. Sepanjang Mei 2026, transaksi ekonomi dan keuangan digital mencatat pertumbuhan signifikan, didorong oleh semakin luasnya penggunaan sistem pembayaran digital yang aman, lancar, dan andal di berbagai lapisan masyarakat.
Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,22 miliar transaksi pada Mei 2026. Angka ini tumbuh 28,14 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), mencerminkan semakin tingginya adopsi pembayaran non-tunai di Indonesia.
BACA JUGA:BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Belanja di Luar Negeri Tak Perlu Tukar Uang Tunai
BACA JUGA:BRI Perluas QRIS Cross Border, Pembayaran Alipay dan UnionPay Sudah Terhubung
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital. Volume transaksi melalui aplikasi mobile banking tumbuh 26,16% (yoy), sementara transaksi melalui internet banking meningkat 15,51% (yoy).
Di antara berbagai instrumen pembayaran digital, QRIS masih menjadi bintang utama. Volume transaksi menggunakan QRIS melonjak hingga 95,10% (yoy).
Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant, kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso, Kamis (18/6/2026)
Tak hanya di sisi konsumen, infrastruktur sistem pembayaran nasional juga menunjukkan kinerja yang solid. Volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 518 juta transaksi pada Mei 2026, atau tumbuh 31,63% (yoy).
Nilai transaksi yang diproses melalui layanan transfer dana real-time milik Bank Indonesia tersebut mencapai Rp 1.265 triliun.
Sementara itu, sistem pembayaran untuk transaksi bernilai besar melalui BI-RTGS juga mencatat pertumbuhan positif. Volume transaksi mencapai 780 ribu transaksi atau meningkat 1,98% (yoy). Dari sisi nominal, transaksi yang diproses melalui BI-RTGS tumbuh 8,08% (yoy) menjadi Rp 15.618 triliun.



/2026/04/01/1909574020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2889636/original/015059900_1566465085-20190822-BI-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4915985/original/031607000_1723455246-IMG-20240812-WA0066.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3314598/original/047423300_1606993117-20201203-Kementan-Targetkan-8_2-Juta-Hektare-Sawah-untuk-20-Juta-Ton-Beras-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4969282/original/000378800_1728965246-IMG-20241015-WA0002.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805341/original/055600100_1713432002-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998689/original/035930000_1779768956-AP26143053613944.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)