Jakarta – Truffle putih Alba dikenal sebagai salah satu bahan pangan termahal di dunia. Harga truffle putih berkualitas tinggi bisa mencapai USD 3.500-4.000 per pon, atau lebih dari USD 250 per ons.
Jamur ini hanya tumbuh liar di wilayah tertentu di Italia, khususnya Piedmont, dan tidak dapat dibudidayakan. Masa panennya pun sangat singkat, hanya antara September hingga Desember. Proses pencarian dilakukan menggunakan anjing terlatih di hutan, tanpa jaminan hasil.
Kelangkaan ekstrem, ketergantungan pada alam, serta cita rasa khas yang tidak bisa ditiru membuat truffle putih menjadi komoditas bernilai tinggi di pasar kuliner internasional.
Artikel mengenai bahan makanan termahal di dunia ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.
Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis www.wmhg.org pada Sabtu 17 Januari 2026:
1. Bahan Makanan Termahal di Dunia, Harganya Bisa Kalahkan Emas
Dunia kuliner tak hanya berbicara soal rasa, tetapi juga nilai ekonomi. Di balik sajian mewah restoran kelas atas, terdapat bahan-bahan makanan yang harganya bisa menyaingi emas, bahkan setara cicilan rumah. Faktor kelangkaan, proses produksi yang rumit, hingga nilai budaya membuat sejumlah bahan pangan menjadi komoditas premium bernilai tinggi.
Tak sekadar mahal karena citra eksklusif, bahan-bahan ini memiliki rantai pasok yang panjang, membutuhkan tenaga kerja intensif, serta bergantung pada kondisi alam yang sangat spesifik. Berikut deretan bahan makanan termahal di dunia yang kerap menjadi simbol kemewahan dan prestise kuliner global.
Dikutip dari MSN, Jumat (16/1/2026), salah satu bahan makanan yang kerap menjadi simbol kemewahan kuliner dunia adalah truffle putih.
Baca artikel selengkapnya di sini
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470631/original/095929200_1768212193-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlanga_Hartarto.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071004/original/007517600_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5437713/original/057304100_1765260963-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475276/original/056009900_1768562165-1000026474.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5138494/original/017651600_1740030291-Depositphotos_624350186_L.jpg)