Jakarta – Pejabat Sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, berkomitmen untuk melakukan reformasi pasar modal. Dengan melakukan proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga memberantas saham gorengan.
Wanita yang akrab disapa Kiki tersebut mengatakan, pihak otoritas mendorong peningkatan transparansi pemegang saham melalui kewajiban transparansi Ultimate Beneficial Owners (UBO), affiliated party disclosure, serta due diligence dan KYC oleh perusahaan efek.
BACA JUGA:Danantara: Tak Boleh Ada Area \’Abu-Abu\’ Dalam Tata Kelola BUMN
BACA JUGA:Investor Asing Balik Masuk, OJK Nilai Ini Sinyal Positif di Tengah Tekanan Pasar Saham
Kemudian penguatan pengawasan dan penegakan hukum, dengan segera memulai penyelidikan goreng-menggoreng saham atau memanipulasi pasar secara masif, serta penguatan pengawasan market conduct termasuk kepada para influencer, tegasnya dalam sesi konferensi pers secara hybrid, Sabtu (31/1/2026).
Kemudian penguatan governance dan mengurangi konflik kepentingan. Di antaranya melalui demutualisasi bursa yang akan mengubah struktur kelembagaan dan perluasan kepemilikan, ujar Kiki.
Lebih lanjut, OJK bersama pemerintah dan stakeholder terkait juga berkomitmen mempercepat reformasi pasar modal melalui pendekatan yang lebih holistik.
Baik dari perbaikan kualitas emiten dan saham yang diperdagangkan, peningkatan literasi dan juga perlindungan kepada investor, terutama investor retail, serta penegakan hukum yang tegas dan konsisten, sambung Kiki.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/03/14/208030179.jpg)
/2025/04/28/1077994607.jpg)
/2025/12/11/807977835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489451/original/008443200_1769868262-IMG_0851.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5198172/original/061456600_1745500065-56e1a315-d25b-47fb-abe6-e936eafd527a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397188/original/078850600_1761803487-IMG-20251030-WA0006.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461831/original/095838900_1767460415-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487936/original/087253300_1769684538-Konferensi_pers_OJK-BEI-29_Januari_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)