Jakarta – Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat (AS) mulai memberikan tekanan nyata terhadap stabilitas ekonomi domestik. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah di tengah fase risk-off global yang membuat investor cenderung beralih ke aset aman (safe haven).
Situasi kian menantang bagi Indonesia mengingat posisinya sebagai negara pengimpor minyak (net importer). Lonjakan harga energi dunia tidak hanya mengancam cadangan devisa, tetapi juga membayangi laju inflasi nasional dalam jangka pendek.
BACA JUGA:Rupiah Ditutup Menguat Hari Ini, Tapi Masih di Level Segini
BACA JUGA:Rupiah Perkasa terhadap Dolar AS Hari Ini 26 Maret 2026, Sentuh Level Segini
BACA JUGA:IHSG Melonjak Usai Libur Lebaran, Pengamat: Sentimen Rupiah dan Dana Asing Masih Membayangi
Menanggapi fenomena tersebut, Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin, menilai tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih akan berlanjut seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik antara Israel dan Iran yang turut melibatkan Amerika Serikat.
Menurut dia, kondisi global yang diliputi sentimen risk-off mendorong penguatan dolar AS sebagai aset safe haven, sementara mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, mengalami tekanan. Lonjakan harga minyak dunia juga memperburuk situasi, mengingat Indonesia merupakan negara pengimpor minyak yang rentan terhadap kenaikan biaya impor dan inflasi.
“Ketidakpastian global mendorong penguatan dolar AS sebagai aset safe haven, sementara mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, cenderung melemah,” kepada www.wmhg.org, Kamis (26/3/2026).
/2025/08/03/1834853401.jpg)
/2026/01/04/2120249703.jpg)
/2023/06/14/114521361.jpg)
/2025/06/25/1464900289.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537790/original/021655300_1774442876-1000271979.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723186/original/087016300_1705921832-fotor-ai-2024012218923.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537913/original/074911900_1774493188-tercabaikan_BRI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537992/original/031274300_1774497679-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_08.46.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276076/original/040207400_1603438032-top-view-frame-with-gavel-sounding-block.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397951/original/070618500_1761822669-1.jpg)