Jakarta – Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikyansah, mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak global sepanjang 2025. Namun, tekanan rupiah yang masih terjadi juga menjadi perhatian DPR.
Menurut Charles, sejumlah indikator ekonomi nasional masih menunjukkan kondisi yang cukup baik, mulai dari inflasi yang tetap berada dalam target 2,5% dan pertumbuhan ekonomi sekitar 5%, hingga sistem keuangan yang dinilai stabil.
BACA JUGA:BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen
BACA JUGA:Transaksi QRIS Tumbuh 108 Persen pada April 2026
BACA JUGA:QRIS Ditargetkan Tembus India hingga Timor Leste Tahun Ini
BACA JUGA:Bank Sentral Pede Rupiah Menguat Juli 2026
BACA JUGA:BI Optimistis Kredit Tumbuh Dua Digit
Ini tentu capaian yang diinginkan oleh kita semua dan harus terus dijaga oleh Bank Indonesia,” ujar Charles dalam rapat bersama Bank Indonesia di Komisi XI DPR RI, Senin (18/5/2026).
Ia juga menyoroti peningkatan cadangan devisa dan perkembangan digitalisasi sistem pembayaran yang dinilai berjalan positif. Menurut dia, kebijakan Bank Indonesia yang mengedepankan stabilitas sekaligus pertumbuhan ekonomi sudah sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.
Meski demikian, Charles mengingatkan adanya tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang belakangan terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Ia menyinggung kurs rupiah yang telah berada di kisaran 17.600 per USD dan meminta penjelasan terkait indikator “stabilitas rupiah” yang digunakan Bank Indonesia.
BI menyatakan stabilitas rupiah tetap terjaga. Tetapi faktanya rupiah sudah melemah cukup dalam. Pertanyaannya, apakah ini masih dianggap normal atau sudah masuk tekanan fundamental?” katanya.
Charles juga menyoroti posisi cadangan devisa Indonesia yang disebut mencapai USD 146,2 miliar. Menurut dia, besarnya cadangan devisa memang menjadi bantalan penting untuk menjaga stabilitas rupiah, namun ia meminta Bank Indonesia menjelaskan ketahanan devisa apabila tekanan terhadap rupiah terus berlanjut.
Dalam tiga bulan terakhir trennya terus turun. Jangan sampai devisa terus terkikis karena intervensi dilakukan terus-menerus,” ujarnya.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5945163/original/050570100_1778842094-Foto_Ilustrasi_Sompo_Indonesia__2_.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6469874/original/030292000_1779331456-Kepala_BP_BUMN__Dony_Oskaria-21_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6413279/original/079209500_1779284642-33e01ade-95fc-4d24-9846-817508f672ba.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552547/original/013956500_1775812564-Menteri_Pekerjaan_Umum__PU___Dody_Hanggodo-10_April_2026b.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826293/original/061766900_1715176240-fotor-ai-20240508204951.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6625110/original/093651200_1779456468-IMG-20260522-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5767439/original/006789200_1778670565-WhatsApp_Image_2026-05-13_at_17.54.40_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5819845/original/073034900_1778722483-Depositphotos_574297258_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1423821/original/030379000_1480656294-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6511439/original/050880700_1779370912-ChatGPT_Image_May_21__2026__08_41_38_PM.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)