Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis pada perdagangan Kamis. Rupiah naik 4 poin atau 0,03 persen ke level Rp 17.139 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 17.143 per dolar AS.
Penguatan ini didorong oleh membaiknya sentimen global, khususnya terkait meredanya ketegangan geopolitik menjelang negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran.
BACA JUGA:Rupiah Menguat Hari Ini 16 April 2026 terhadap Dolar AS, Begini Prediksinya
BACA JUGA:Meneropong Prospek Rupiah di Tengah Sentimen Global
BACA JUGA:IHSG Hari Ini 15 April 2026 Tergelincir 0,68%, Rupiah jadi Pemicu
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, mengatakan pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS.
“Dari sisi global, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS seiring meningkatnya optimisme terhadap meredanya ketegangan geopolitik serta ekspektasi kebijakan yang lebih akomodatif dari Federal Reserve,” ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2026).
Meski demikian, Amru menilai ruang penguatan rupiah masih terbatas. Tekanan eksternal dinilai belum sepenuhnya mereda sehingga membatasi apresiasi mata uang domestik.

/2022/10/21/103053271.jpg)
/2026/02/09/1461402910.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557371/original/075128800_1776327016-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_12.55.08__2_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538430/original/003525400_1774515167-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_14.58.50.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5292912/original/064853800_1753269843-1000071138.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)