Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada penutupan perdagangan Jumat ini. Penguatan rupiah ini disebabkan adanya ekspektasi pemangkasan suku bunga Bank Sentral AS atau Federal Reserve (Fed).
Pada Jumat (3/10/2025) sore, nilai tukar rupiah ditutup menguat sebesar 35 poin atau 0,21 persen menjadi Rp 16.563 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.598 per dolar AS.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini turut menguat tipis ke level Rp 16.611 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp 16.612 per dolar AS.
Ekonom Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengatakan, penguatan kurs rupiah dipicu peningkatan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed (Fed Funds Rate/FFR).
“Saya rasa lebih dari faktor global karena peningkatan ekspektasi pemangkasan FFR yang lebih agresif dari The Fed, dengan pengaruh dari government shutdown (Amerika Serikat),” ucapnya dikutip dari Antara.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370064/original/026946300_1759486774-Maybank_Foto_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)