Sumbawa Barat – Desa Manemeng di Kabupaten Sumbawa Barat menunjukkan bagaimana potensi lokal dapat menjadi penggerak utama ekonomi desa. Dengan mengedepankan nilai gotong royong yang dikenal dengan istilah “Marenta Barmak” atau bekerja bersama, masyarakat desa ini berhasil membangun ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
Semangat kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari budaya sosial masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi dalam berbagai aktivitas ekonomi warga.
BACA JUGA:Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Gotong Royong dan Program Desa BRILiaN
BACA JUGA:Desa Sumowono Masuk 15 Besar Desa BRILiaN 2025, Ekonomi Makin Berkembang
BACA JUGA:Cerita Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Berinovasi Bersama BRI
Mayoritas masyarakat Desa Manemeng menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Selain bertani, sebagian warga juga menjalankan usaha lain seperti produksi batu bata, pembuatan batako, hingga beternak sapi.
Kepala Desa Manemeng Jayadi menjelaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat desa.
Manemeng adalah desa yang homogen, mayoritasnya petani dan buruh tani. Ada yang berladang dan berternak, tetapi pekerjaan utamanya tetap di sektor pertanian,” ujarnya.
/2025/05/09/1153526562.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
/2017/06/02/105912995.jpg)
/2023/02/19/2129343725.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541636/original/081632100_1774874847-3301f0a8-f092-4641-84d6-9914f33c0643.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5026545/original/025232600_1732773961-IMG-20241128-WA0005.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4424751/original/083762400_1683862221-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540877/original/090527500_1774839803-385521c9-8059-4183-add4-dddddd839ae3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156439/original/081310900_1663062668-Emas3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541445/original/031110100_1774863269-Menteri_Pertanian__Mentan__Andi_Amran_Sulaiman-30_Maret_2026b.jpeg)