• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » KEUANGAN PRIBADI » Prediksi Harga Emas Awal Maret 2025, Bisa Tembus Segini

Prediksi Harga Emas Awal Maret 2025, Bisa Tembus Segini

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-03
0

Prediksi Harga Emas Awal Maret 2025, Bisa Tembus Segini

Jakarta Harga emas mengalami penurunan dalam sepekan terakhir, meskipun tidak ada faktor negatif tunggal yang secara langsung mempengaruhi pergerakannya. Para pedagang dan investor tampaknya masih bersikap hati-hati, menyebabkan emas mencatatkan penurunan mingguan pertamanya dalam lebih dari dua bulan.

Pada pekan terakhir Februari 2025, harga emas dunia di pasar spot diperdagangkan di harga USD 2.939,10 per ons. Setelah sempat turun ke level USD 2.924, harga emas kembali menguat dan hampir menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa minggu lalu, mencapai USD 2.955 pada Senin.

BACA JUGA: Harga Emas Antam di Hari ke-2 Ramadan, Naik atau Turun?

BACA JUGA: Harga Emas Anjlok Sentuh Level Terendah dalam 3 Bulan, Ini Penyebabnya

BACA JUGA: Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Kesempatan Beli

Baca Juga

  • Harga Emas dan Minyak Goreng jadi Pendongrak Inflasi

  • Harga Emas Masuk Tren Bearish, Bakal Menuju USD 2.850

  • Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Siap Tembus Rekor Lagi

Lantas bagaimana gerak harga emas pada pekan pertama Maret 2025? Berdasarkan Survei Emas Mingguan Kitco News, optimisme di kalangan pakar industri dan investor ritel semakin berkurang seiring dengan terus melemahnya harga emas di setiap sesi perdagangan.

Tekanan Koreksi di Pasar Emas

Menurut Adrian Day, Presiden Adrian Day Asset Management, koreksi ini kemungkinan akan berlanjut dalam jangka pendek.

Harga emas masih dalam tren turun. Tidak ada alasan untuk berpikir bahwa aksi ambil untung ini akan berhenti dalam waktu dekat. Namun, perlu diingat bahwa sejauh ini, emas baru turun kurang dari 4% dari puncaknya setelah mengalami kenaikan sebesar 12% tahun ini, ujar Adrian, dikutip dari Kitco News, Minggu (2/3/2025).

Day juga menambahkan perbedaan harga emas antara pasar New York dan London bisa menyusut, yang berpotensi menekan harga lebih lanjut. 

Namun, faktor-faktor fundamental yang mendorong pembelian emas selama dua tahun terakhir masih tetap kuat. Jika terjadi koreksi lebih lanjut hingga ke kisaran USD 2.600-an, kemungkinan itu hanya bersifat sementara, tambahnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Genjot Target KPR 350 Ribu Unit, BTN Ekspansi ke Jawa Barat

Genjot Target KPR 350 Ribu Unit, BTN Ekspansi ke Jawa Barat

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Prediksi Harga Emas Awal Maret 2025, Bisa Tembus Segini

Harga Emas Perkasa Pekan Ini, Investor Borong Aset Safe Haven

2025-03-08
Banjir Promo dan Program Undian Saldo Tabungan Bank Mandiri Senilai Rp300 Juta di FJGS 2025

Banjir Promo dan Program Undian Saldo Tabungan Bank Mandiri Senilai Rp300 Juta di FJGS 2025

2025-05-31
Dampak Banjir Bandang Aceh Picu Kekhawatiran Pasar, Rupiah Kian Tertekan

Dampak Banjir Bandang Aceh Picu Kekhawatiran Pasar, Rupiah Kian Tertekan

2025-12-31
Kemenkop: 85% Calon Manajer Koperasi Merah Putih Setuju Penempatan

Kemenkop: 85% Calon Manajer Koperasi Merah Putih Setuju Penempatan

2026-09-29
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

2026-10-06
Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

2026-10-06
Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 5 Oktober 2026

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 5 Oktober 2026

2026-10-06
Harga Emas Pegadaian 5 Oktober 2026: Galeri24 dan UBS Masih Sentuh Rp 2,5 Juta

Harga Emas Pegadaian 5 Oktober 2026: Galeri24 dan UBS Masih Sentuh Rp 2,5 Juta

2026-10-06

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bitcoin Stabil, Pasar Menanti Sinyal Tembus US$ 90.000

Bitcoin Stabil, Pasar Menanti Sinyal Tembus US$ 90.000

2026-10-06
0
Harga Kripto 5 Oktober 2026: Bitcoin Menguat, Zcash Memimpin Lonjakan

Harga Kripto 5 Oktober 2026: Bitcoin Menguat, Zcash Memimpin Lonjakan

2026-10-06
0
IMF Kucurkan Rp 2,47 Triliun ke El Salvador Usai Abaikan Kriteria Bitcoin

IMF Kucurkan Rp 2,47 Triliun ke El Salvador Usai Abaikan Kriteria Bitcoin

2026-10-06
0
Jepang Sanksi Bursa Kripto Rusia Garantex

Jepang Sanksi Bursa Kripto Rusia Garantex

2026-10-06
0
SEC Buka Jalan, OKXICE Siap Perluas Kripto Lewat Tokenisasi Saham

SEC Buka Jalan, OKXICE Siap Perluas Kripto Lewat Tokenisasi Saham

2026-10-06
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

2026-10-06
Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

2026-10-06

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.