Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta industri perbankan memblokir puluhan ribu rekening yang terindikasi terkait praktik judi online. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemberantasan aktivitas ilegal yang dinilai berdampak luas terhadap perekonomian dan stabilitas sektor keuangan.
“Selanjutnya terkait dengan pemberantasan judi online yang berdampak luas bagi perekonomian dan sektor keuangan OJK telah meminta bank untuk melakukan pemblokiran kurang lebih 32.556 rekening yang sebelumnya ini sebesar 32.144 rekening dari data yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital,” kata Dian dalam Konferensi Pers Hasil RDKB OJK Februari 2026, Selasa (3/3/2026).
BACA JUGA:OJK Beberkan Perkembangan Terbaru Diskusi dengan MSCI
BACA JUGA:Investor Kripto Tembus 20,70 Juta pada Januari 2026
BACA JUGA:Kredit Perbankan Tumbuh 9,96% pada Januari 2026, Tembus Rp 8.557 Triliun
OJK juga menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital dengan melakukan pengembangan lebih lanjut. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan perbankan guna memastikan rekening-rekening yang terindikasi dapat segera ditindak.
“Untuk melakukan pengembangan atas laporan tersebut dengan meminta perbankan melakukan penutupan rekening yang memiliki kesesuaian dengan nomor identitas kependudukan serta melakukan enchanced due diligence” katanya.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Januari 2026 mencapai 9,96 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dengan total outstanding sebesar Rp 8.557 triliun. kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan realisasi ini meningkat dibandingkan Desember 2025 yang tercatat tumbuh 9,63 persen yoy.
“Kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga dan likuiditas di level yang memadai. Pada Januari 2026 kredit tumbuh sebesar 9,96 persen yoy,” kata Dian dalam Konferensi Pers RDK, Selasa (3/3/2026).
Berdasarkan peruntukannya, kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi pada Januari 2026 yakni 22,38 persen. Selanjutnya kredit konsumsi tumbuh 6,58 persen, sedangkan kredit modal kerja meningkat 4,13 persen.
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2025/04/14/1991479611.jpg)
/2023/09/15/1558146208.jpg)
/2023/03/14/1404358099.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3005833/original/005389400_1577346189-20191226-Proyeksi-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-2020-ANGGA-4.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282584/original/016584500_1672910854-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4415626/original/066722200_1683210359-Ilustrasi_Insurance2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518751/original/003592100_1772517691-WhatsApp_Image_2026-03-03_at_09.08.36.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425362/original/007919200_1764223394-1000162799.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2821498/original/088849100_1559457238-20190602-Sosoro-Merak-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482123/original/088045400_1769161319-young-asian-man-using-mobile-phone-playing-video-games-television-living-room-male-feeling-happy-using-relax-time-lying-sofa-home-men-play-games-relax-home.jpg)