Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja sektor jasa keuangan syariah terus menguat sepanjang 2025, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi, baik di tingkat domestik maupun global.
Pertumbuhan tersebut tercermin dari aset kelolaan reksa dana syariah yang melonjak 65,1 persen hingga mencapai Rp 83,4 triliun.
BACA JUGA:Direksi BEI akan Berganti, OJK Tekankan Penguatan Pasar Modal Nasional
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Sentuh 10.000 pada 2026, OJK Sebut Dua Syaratnya
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara menyampaikan, penguatan sektor keuangan syariah juga terlihat dari kenaikan indeks saham syariah sebesar 43,1 persen.
Selain itu, pembiayaan perbankan syariah mencatat pertumbuhan 7,7 persen secara tahunan, sementara total piutang pembiayaan syariah meningkat 14,1 persen. Namun, kontribusi asuransi syariah justru mengalami penurunan sebesar 5,7 persen.
“Dalam rangka memperkuat sektor jasa keuangan syariah, OJK telah menerbitkan sejumlah ketentuan, antara lain Surat Edaran (SE) OJK Nomor 32/SEOJK.03/2025 yang mengatur transparansi dan publikasi laporan bank umum syariah dan unit usaha syariah, serta 33/SEOJK.03/2025 tentang pelaporan bank umum syariah dan unit usaha syariah melalui sistem pelaporan OJK,” ujar Mirza dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Desember 2025, Jumat (9/1/2026).
Tak hanya melalui penguatan aturan, OJK juga mengintensifkan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3215828/original/052789100_1598082876-22_Agustus_2020-3_ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468560/original/031395000_1767956777-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433267/original/059203400_1764840760-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354392/original/068395000_1758248186-063_1134817584.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468655/original/028465300_1767966113-Diskusi_Danantara-4.jpg)