Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan pada penutupan perdagangan Senin (28/9/2026). Rupiah melemah 75 poin atau 0,42 persen menjadi 17.978 per dolar AS dari posisi sebelumnya 17.903 per dolar AS.
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga melemah. JISDOR berada di level 17.965 per dolar AS, turun dari posisi sebelumnya 17.917 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Melemah Lagi, Gubernur BI Beberkan Penyebabnya
BACA JUGA:Rupiah Melemah Dekati 18.000 per Dolar AS, Analis Ungkap Penyebabnya
Pelemahan rupiah dipengaruhi eskalasi konflik Iran dan AS serta perhatian pasar terhadap sejumlah data ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini.
Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi mengatakan perkembangan konflik Iran dan AS menjadi salah satu sentimen yang menekan rupiah.
Situasi Selat Hormuz memanas, setelah delapan anggota Korps Marinir Amerika Serikat (AS) terluka setelah sebuah rudal jelajah antikapal Iran menghantam kapal yang mereka operasikan di Selat Hormuz, ucapnya dikutip dari Antara.
Menurut Ibrahim, Iran disebut tetap mempertahankan sejumlah syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz meskipun proposal tersebut telah ditolak Presiden AS Donald Trump.
/2025/11/03/156111305.jpg)
/2023/11/20/1596168069.jpg)
/2026/06/02/538118157.jpg)
/2020/11/08/423420972.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359966/original/055310700_1790585221-Photo_1_-_Superbank_x_Grab_EV_Loan_Sept_2026.jpg)








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558212/original/043696300_1776409719-Jenis_Perhiasan_Emas_yang_Tidak_Rugi_Dibeli_Sekarang_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762385/original/086524100_1709622778-fotor-ai-2024030514119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)