Jakarta – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan di Jakarta, Senin. Rupiah turun 28 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp16.847 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya Rp 16.819 per dolar AS.
Meski melemah di awal perdagangan, pergerakan rupiah dinilai masih berpeluang menguat seiring tekanan terhadap kurs dolar AS. Sentimen tersebut muncul setelah pemerintah Amerika Serikat membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.
BACA JUGA:Kurs Dolar AS Perkasa, Rupiah Sentuh 16.819 Hari Ini 9 Januari 2026
BACA JUGA:Rupiah Melemah terhadap Dolar AS, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah
BACA JUGA:Meneropong Prospek Rupiah dan Inflasi Sepanjang 2026
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai langkah tersebut berdampak langsung pada pelemahan dolar AS.
“Trump membuka penyelidikan kriminal atas Powell. Ini membuat indeks dolar AS turun cukup tajam, sehingga rupiah berpotensi menguat,” ucapnya dikutip dari Antara.
Federal Reserve mengonfirmasi pada Minggu (11/1/2026) malam bahwa jaksa federal AS tengah menyelidiki Powell terkait proyek renovasi kantor pusat bank sentral yang nilainya mencapai miliaran dolar AS.
Isu tersebut langsung memicu kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral AS dan menekan pergerakan kurs dolar secara global.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
/2025/09/24/895147874.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469835/original/056109300_1768187316-26db77e2-e2e7-483a-8a0d-ce3f0e6c9ee1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469177/original/055054500_1768089089-1000025997.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308849/original/044013300_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)