Jakarta – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Indonesia Financial Group (IFG) yang merupakan BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang 2025.
Secara konsolidasi, IFG Life membukukan laba bersih Rp 482,12 miliar, melonjak 162,9% dibandingkan 2024. Selain itu, pendapatan jasa asuransi meningkat 11,7% menjadi Rp 6,56 triliun, sementara total aset perusahaan mencapai Rp 32,84 triliun.
BACA JUGA:IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
BACA JUGA:Inhealth Hadir dengan Wajah Baru
Dari sisi permodalan, IFG Life mencatatkan Risk-Based Capital (RBC) sebesar 180,16%, jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Manajemen menilai capaian tersebut mencerminkan fundamental perusahaan yang semakin kuat, didukung oleh pertumbuhan bisnis yang sehat, pengelolaan investasi yang prudent, serta penerapan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik.
Direktur Keuangan merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakan, kinerja positif sepanjang 2025 merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan pengelolaan risiko.
“Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui fundamental perusahaan yang kuat. Karena itu, kami terus memperkuat kualitas bisnis, menerapkan tata kelola yang baik, serta mengelola investasi dan risiko secara prudent, jelas dia, dikutip Rabu (12/8/2026).
Kinerja 2025 menjadi cerminan dari upaya tersebut, sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan untuk terus memenuhi komitmen kepada seluruh pemegang polis dan menghadirkan perlindungan yang relevan di setiap tahap kehidupan masyarakat Indonesia,” tambah Ryan.

/2026/04/24/1722632170.jpg)
/2026/03/27/747598489.jpg)
/2025/06/11/1156270911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321708/original/036611900_1786498575-c096ed8e-aca7-4b9c-8b76-36f99feaf035.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320206/original/024949500_1786340602-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403240.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321981/original/062671700_1786513135-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_38_32_PM.jpg)