Jakarta – Harga emas melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Kenaikan harga emas dunia dipicu aksi beli saat harga emas turun setelah koreksi awal pekan ini. Sementara itu, investor mencari sinyal de-eskalasi dalam konflik Timur Tengah.
Mengutip CNBC, Sabtu (28/3/2026), harga emas di pasar spot naik 3,6% menjadi USD 4.536,29 per ounce. Harga kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman April naik 3,6% menjadi USD 4.533,70.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Melonjak Tajam, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 28 Maret 2026: Termurah Sentuh Level Segini
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 28 Maret 2026 Lebih Mahal Rp 27.000, Cek Daftar Lengkap di Sini
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Maret 2026: UBS, Galeri24 Kompak Lesu
“Koreksi harga baru-baru ini menciptakan peluang yang sangat bagus karena pasar mengalami penurunan. Harga turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Ini adalah waktu yang luar biasa untuk membeli emas,” ujar Senior Market Strategist RJO Futures, Daniel Pavilonis.
Harga emas spot menyentuh titik terendah dalam empat bulan di USD 4.097,99 pada Senin pekan ini.
“Kita akan melihat kenaikan perlahan dalam beberapa minggu ke depan. Dan kemudian jika situasi Iran ini bisa berlaku, kita memiliki peluang yang sangat baik untuk mengambil Risiko,” ujar Pavilonis.
Di sisi lain, harga minyak bertahan di atas USD 110 per barel meskipun Presiden AS Donald Trump memperpanjang tenggat waktu bagi Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz setelah Iran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran.
Perang yang kini memasuki minggu keempat telah menyebar ke seluruh Timur Tengah, menghantam ekonomi global dengan lonjakan harga energi dan pupuk yang telah memicu kekhawatiran inflasi.
Meningkatnya inflasi telah menggeser pandangan Federal Reserve ke arah potensi kenaikan suku bunga, yang biasanya membebani emas dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil tersebut.
Menurut FedWatch Tool dari CME Group, para pedagang telah sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga AS pada tahun 2026, dibandingkan dengan ekspektasi dua kali penurunan sebelum perang dimulai.
/2026/01/07/1592014958.jpg)
/2025/08/03/1834853401.jpg)
/2026/01/04/2120249703.jpg)
/2026/02/03/1693365585.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538624/original/041324900_1774531939-1000272872.jpg)

/2025/11/21/1251717846.jpg)
/2025/11/14/442800708.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5346219/original/025303300_1757581796-1000075658__1_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539410/original/096138700_1774600142-WhatsApp_Image_2026-03-27_at_12.24.09.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5311871/original/041626800_1754897721-1000072763.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)