Jakarta – Harga emas naik pada hari Jumat (Sabtu waktu Jakarta) setelah data pengupahan di Amerika Serikat (AS) lebih lemah membuat harapan akan penurunan suku bunga Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed) tetap hidup, tetapi tetap berada di jalur penurunan mingguan pertamanya dalam lima minggu karena dolar yang lebih kuat menahan kenaikan tersebut.
Dikutip dari CNBC, Sabtu (7/3/2026), harga emas di pasar spot naik 1,4% menjadi USD 5.149,14 per ons, tetapi turun 2,4% minggu ini. Sedangkan harga emas AS untuk pengiriman April ditutup 1,6% lebih tinggi pada level USD 5.158,70.
BACA JUGA:Lonjakan Harga Emas Jadi Penyebab Inflasi Indonesia
BACA JUGA:Hilirisasi Emas Indonesia Paling Lengkap, dari Tambang hingga Produk Keuangan
BACA JUGA:Harga Emas Antam Melambung Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Segini Hari Ini 7 Maret 2026
“Laporan pengupahan yang sangat lemah yang menunjukkan kehilangan pekerjaan besar-besaran di sektor swasta bersamaan dengan kenaikan upah mengisyaratkan stagflasi; mari kita lihat apakah ini cukup untuk membantu emas pulih dari apa yang telah menjadi minggu yang mengecewakan,” kata Pedagang Logam Independen, Tai Wong.
Data menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian menurun sebesar 92.000 pada bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi ekonom yang memperkirakan peningkatan sebesar 59.000, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,4%.
Di bidang geopolitik, Israel membombardir Beirut setelah memerintahkan evakuasi besar-besaran seluruh pinggiran selatan ibu kota Lebanon, sebuah perluasan besar dari perang melawan Iran yang dimulai seminggu yang lalu bersama Amerika Serikat.
Kurs dolar AS, opens new tab, diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan terkuat dalam lebih dari setahun karena meningkatnya konflik di Timur Tengah mendorong permintaan aset safe-haven.
/2022/02/03/357761973.jpg)
/2024/06/27/487465856.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/17/1354237420.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523275/original/084776600_1772799017-IMG_2105.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522139/original/000729400_1772718909-e055bfb0-d53a-42c5-ad40-0243568a7760.jpeg)
/2022/09/23/1136592517.jpg)
/2025/12/18/1923955622.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523296/original/057359200_1772800398-667f9b46-cd0a-49ae-b436-68ffe40f6402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)