Jakarta – Harga emas hari ini kembali mencetak tonggak sejarah baru pada awal pekan. Logam mulia dunia semakin menegaskan posisinya sebagai aset lindung nilai utama di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Sejak akhir pekan lalu, harga emas (XAU/USD) melesat tajam. Pada perdagangan sesi Amerika Utara Jumat (23/1/2026), emas menguat lebih dari 1 persen dan menembus rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran USD 4.988 per troy ounce. Penguatan tersebut dipicu melemahnya dolar AS, menyusul rumor intervensi di pasar valuta asing yang turut mendorong penguatan yen Jepang.
BACA JUGA:Harga Perak Sentuh Level Tertinggi, Begini Prediksi Analis
BACA JUGA:Harga Bitcoin Betah Rp 1,4 Miliar saat Emas Sentuh Level USD 5.000, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Simak Prediksi Harga Emas Hari Ini Usai Sentuh Rekor Baru
Memasuki perdagangan Asia, Senin (26/1/2026), reli harga emas hari ini belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Emas kembali mencatat rekor baru di sekitar USD 5.045 per troy ounce. Kenaikan ini didorong kombinasi faktor geopolitik global dan kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Analis Dupoin Futures Andy Nugraha menjelaskan, ketegangan geopolitik masih menjadi sentimen utama, mulai dari konflik Rusia–Ukraina yang belum mereda, isu potensi intervensi militer di Venezuela, hingga wacana ambisi geopolitik Amerika Serikat terkait Greenland.
Kondisi tersebut menjaga permintaan emas sebagai aset safe haven tetap tinggi, seiring investor berupaya melindungi nilai aset dari risiko global yang sulit diprediksi, jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2025/04/03/1366764008.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762786/original/080700200_1709635134-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3043549/original/097902000_1580992201-20200206-Penggunaan-Kantong-Plastik-Masih-Marak-di-Pasar-Tebet-IQBAL-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426614/original/039429500_1764311842-Mentan_Amran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540727/original/075070000_1774789628-Chief_Operating_Officer__COO__Danantara__Dony_Oskaria-29_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549113/original/046291100_1775567089-5a8bebdd-a7a0-4d2c-8622-bdd424b7e039.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541443/original/019109500_1774863184-Menteri_Pertanian__Mentan__Andi_Amran_Sulaiman-30_Maret_2026a.jpeg)