Jakarta – Pergerakan harga emas belakangan ini terlihat membingungkan. Di saat konflik geopolitik di Timur Tengah memanas, harga emas justru sempat turun sebelum akhirnya kembali menguat secara bertahap.
Pengamat Komoditas, Wahyu Laksono, menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena pasar tidak hanya melihat faktor perang, tetapi juga mempertimbangkan kebijakan ekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat.
BACA JUGA:10 Tips Membeli Cincin untuk Mas Kawin Pernikahan agar Tahan Lama dan Berkualitas
BACA JUGA:Bos Antam Minta Transaksi Perak Bebas PPN 12% dan Penyetaraan PPh 22 Emas
BACA JUGA:Merdeka Gold Resources Catat Laba Bersih USD 27,49 Juta di 2025
“Meskipun tensi geopolitik di Timur Tengah melibatkan Israel, AS, dan Iran sangat panas, emas justru mengalami tekanan jual yang cukup signifikan,” ujarnya kepada www.wmhg.org, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, konflik yang terjadi justru mendorong kenaikan harga minyak dunia, terutama akibat kekhawatiran gangguan pasokan seperti isu penutupan Selat Hormuz. Kenaikan harga energi ini kemudian memicu tekanan inflasi global.
Dalam situasi tersebut, pelaku pasar memperkirakan bank sentral, terutama The Fed, akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi suku bunga tinggi ini membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik dibandingkan instrumen lain seperti obligasi.
“Penurunan harga emas ke sekitar USD 4.100 per troy ons belakangan ini bukan disebabkan oleh hilangnya risiko perang, melainkan oleh pergeseran fokus pasar ke kebijakan moneter AS dan tekanan inflasi global,” jelasnya.
/2025/09/05/1983514634.jpg)
/2026/02/05/2066631370.jpg)
/2025/05/09/1153526562.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541570/original/091709900_1774868393-d9297aec-00b1-44be-aac0-3c3e212acd8d.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3510059/original/027658500_1626233971-fintech_3.jpg)
/2017/06/02/105912995.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881264/original/019311900_1719914456-20240702-Mall_Pelayanan_Publik-HER_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508696/original/058250100_1771586403-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3955588/original/090119900_1646713189-20220308-Harga-Bensin-AS-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468580/original/049228800_1767958127-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian__Airlangga_Hartarto-_9_Januari_2026-1.jpg)