Jakarta – Di tangan Rini Eko Setiani, sagu Papua yang selama ini identik dengan pangan tradisional disulap menjadi produk camilan modern yang kini mulai menarik perhatian pasar internasional. Melalui merek Japamo, perempuan asal Jayapura itu membuktikan komoditas lokal bisa naik kelas hingga tampil di ajang global.
Perjalanan Japamo dimulai pada 2016 dari keresahan sederhana. Saat itu, Rini melihat pilihan oleh-oleh khas Papua masih terbatas dan belum banyak dikemas secara praktis maupun modern. Di sisi lain, Papua memiliki potensi sagu yang melimpah, tetapi belum diolah maksimal menjadi produk bernilai tambah.
BACA JUGA:Deretan Bank Indonesia Masuk Daftar World Best Banks versi Forbes
BACA JUGA:Gunakan QRIS BRI Sejak Awal Hadir, Papa Jiro Corndog Akui Transaksi Makin Praktis
BACA JUGA:Baru Memulai Usaha di Sunmor UGM, By Rita Langsung Gunakan QRIS BRI untuk Transaksi
“Dari sana, kami melihat bahwa sagu punya potensi besar untuk diolah lebih modern. Supaya tidak hanya dipandang sebagai makanan tradisional, kami mencoba menghadirkannya dalam bentuk yang lebih cocok dengan selera pasar saat ini, seperti cookies dan aneka camilan kekinian,” ujar Rini.
Dari ide tersebut, Japamo mulai mengembangkan berbagai produk berbasis sagu dengan pendekatan yang lebih modern. Tidak hanya fokus pada rasa, Rini juga memperhatikan kemasan, daya tahan produk, hingga positioning sebagai camilan sehat agar lebih mudah diterima pasar.



/2024/03/03/1059739962.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5584801/original/041492200_1778137245-bulog-siap-bentuk-anak-perusahaan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4939559/original/034412000_1725802667-Harga_tiket_pesawat_domestik_menjadi_mahal-HERMAN_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494209/original/030018800_1770281046-Menkeu_Purbaya_sidak_di_pabrik_baja_Tangerang-5_Februari_2026b.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472768/original/072793100_1768375316-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5634507/original/052586600_1778234883-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Pembangunan_Masyarakat__Muhaimin_Iskandar-8_Mei_2026c.jpg)