Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah mengembalikan seluruh dana nasabah CU Aek Nabara senilai Rp 28,25 miliar. BNI berharap kepercayaan masyarakat bisa kembali pulih.
Direktur Human Capital and Compliance BNI, Munadi Herlambang mengatakan pengembalian dana dilakukan dalam waktu sekitar sepekan terakhir. Langkah ini sebagai upaya untuk melakukan penyelesaian kasus penggelapan dana.
BACA JUGA:BNI Kembalikan Dana Gereja Aek Nabara Rp 28,25 Miliar
BACA JUGA:Dasco Pertemukan Suster Natalia dengan Dirut BNI, Dana Nasabah Rp 28 Miliar Dikembalikan Besok
BACA JUGA:Ketua DPR Puan Maharani Tekankan Pentingnya Perlindungan Nasabah
Kami melihat proses ini sebagai upaya bersama untuk menyelesaikan permasalahan secara baik.
Fokus kami adalah memastikan penyelesaian berjalan dengan lancar dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak, kata Munadi dalam konferensi pers di Grha BNI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Dia turut meminta maaf atas kendala yang terjadi beberapa waktu belakangan. Menyusul adanya penggelapan dana yang dilakukan oknum terhadap dana jemaat CU Paroki Aek Nabara.
BNI juga menyampaikan permohonan maaf kepada umat katolik seluruh Indonesia, khususnya Jemaat CU Paroki Aek Nabara serta masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama ini. Kami memahami kekhawatiran dan dampak yang dirasakan oleh pihak yang terdampak dalam peristiwa ini, tuturnya.
Pengembalian dana dilakukan BNI dalam dua termin pembayaran. Pertama, BNI mengembalikan dana sekitar Rp 7 miliar. Kedua, sebesar Rp 21.257.360.600 berikutnya dibayarkan pekan ini.
Dengan selesai pengembalian dana ini, kami berharap kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga. Sekaligus menjadi peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama bagi seluruh pihak, BNI akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, jelas Munadi.


/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2025/10/22/1390853416.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5204223/original/097954100_1745994907-IMG-20250430-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433099/original/004218300_1764834401-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-4_Desember_2025.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563080/original/090654600_1776846991-1000296431.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4924083/original/020178500_1724226549-Screenshot_20240821_140319_Samsung_Notes.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4448954/original/060147200_1685534946-20230531-Jadwal-KRL-Commuterline-Tallo-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562097/original/092106500_1776779128-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4412749/original/008778900_1683024969-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-2.jpg)