Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menjaga pertumbuhan kredit dengan menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan pengelolaan risiko secara disiplin. Strategi ini dilakukan untuk memastikan ekspansi bisnis perseroan tetap berjalan sehat, berkualitas, dan berkelanjutan di tengah dinamika perekonomian.
Sebagai bank yang memiliki fokus utama pada pemberdayaan segmen UMKM, BRI menilai pertumbuhan kredit tidak hanya dilihat dari besarnya pembiayaan yang disalurkan. Kualitas kredit juga menjadi perhatian utama.
BACA JUGA:Serpong Warrior Challenge Run 2026 Memanggil Sportmania, Ada Diskon 50% Lewat BRImo
BACA JUGA:BRI Perbarui Qlola by BRI, Hadirkan Solusi Digital Terintegrasi bagi Pelaku Bisnis
BACA JUGA:BRI KKB National Expo 2026 Cetak Rekor MURI, Digelar Serentak di 131 Lokasi
Karena itu, proses penyaluran kredit dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari profil risiko debitur, prospek usaha, kemampuan membayar, hingga kondisi sektor dan industri yang mendapatkan pembiayaan.
Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti mengatakan, prinsip kehati-hatian menjadi landasan dalam setiap keputusan penyaluran kredit BRI. Upaya menjaga kualitas aset dilakukan sejak tahap awal melalui proses underwriting yang disiplin, pemantauan kualitas kredit secara berkelanjutan, serta penerapan sistem early warning untuk mendeteksi potensi risiko sedini mungkin.
“BRI tetap memiliki appetite untuk tumbuh dan menyalurkan kredit kepada sektor produktif. Namun, pertumbuhan tersebut harus dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan kualitas. Kami memastikan setiap ekspansi kredit melalui proses asesmen risiko yang memadai sehingga pertumbuhan bisnis dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Ety.

/2026/05/01/865767449.jpg)
/2026/04/08/866248158.jpg)
/2017/05/18/1944041151.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329624/original/018654900_1787286218-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_19.12.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4549074/original/063787700_1692786635-top-view-coins-paper-money-laptop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299013/original/071062100_1753778260-Gemini_Generated_Image_lfn9flfn9flfn9fl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)