Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp52,1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (10/4/2026). Rapat tersebut berlangsung di Menara BRILiaN, Jakarta.
Keputusan pembagian dividen ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah secara berkelanjutan kepada negara serta seluruh pemegang saham.
BACA JUGA:Praktis dari HP, Pembayaran UTBK SNBT Kini Bisa Dilakukan Lewat BRImo
BACA JUGA:Usaha Jus Minuman Sehat Elvira Tumbuh Lewat Jaringan Reseller, Didukung Ekosistem Ultra Mikro BRI
BACA JUGA:Saham BBRI Hari Ini 10 April 2026 Naik 3,35%
Rapat tersebut dihadiri jajaran pimpinan BRI, di antaranya Komisaris Utama Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Komisaris Utama Parman Nataatmadja, Direktur Utama Hery Gunardi, serta Wakil Direktur Utama Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari bersama jajaran Dewan Komisaris dan Direksi lainnya.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian total dividen tunai untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp52,1 triliun atau setara Rp346,00 per saham.
Jumlah tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp137 per saham atau senilai Rp20,6 triliun yang sebelumnya telah dibagikan kepada pemegang saham pada 15 Januari 2026.
“Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja Perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujar Hery.

/2025/08/04/2059509624.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2019/08/22/1849344355.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
/2024/11/02/85377258.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552927/original/031736300_1775876159-4ef0c232-4b1e-4a0c-b06c-daa35534819d.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5547860/original/066933300_1775473871-dpr9.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523350/original/002152400_1772803865-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1360915/original/045635300_1475232910-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-09.jpg)