Jakarta – Bank Indonesia (BI) menegaskan revisi outlook Indonesia menjadi negatif oleh Moody’s Ratings tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi nasional.
Di tengah ketidakpastian global, BI menilai konsumsi, investasi, serta stabilitas sistem keuangan tetap solid, dengan pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan bertahan di kisaran 5,1 persen dan perbankan memiliki ketahanan modal yang kuat menghadapi potensi gejolak global.
BACA JUGA:Bank Indonesia: Fundamental Ekonomi Kuat, Kredit Tetap Tumbuh Dua Digit
BACA JUGA:Pegadaian Kelola 136 Ton Emas Setara Rp 400 Triliun, Lebih Tinggi dari Cadangan BI
BACA JUGA:Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Turun Jadi USD 154,6 Miliar
Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia (BI), Alexander Lubis, menanggapi keputusan Moody’s yang merevisi outlook Indonesia menjadi negatif. Menurut BI, penyesuaian tersebut tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia.
Kita memandang belum mencerminkan kondisi fundamental kita. Kondisi stabilitas sistem keuangan (SSK) masih sangat baik, jelas dia dalam Editors Briefing 2026, di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (6/2/2026).
Di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian dan perlambatan ekonomi, BI menilai perekonomian domestik masih berada dalam kondisi solid. Konsumsi rumah tangga dan investasi dinilai tetap terjaga, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 masih diproyeksikan berada di kisaran 5,1 persen.
Dari sisi stabilitas sistem keuangan (SSK), kondisi fundamental juga dinilai tetap kuat. Rasio permodalan perbankan nasional tercatat sangat tinggi, berada di kisaran 28 persen, sementara risiko kredit masih terjaga dan berada di bawah koridor yang ditetapkan regulator.
Bank Indonesia menegaskan outlook negatif tersebut belum mencerminkan kondisi fundamental Indonesia yang sebenarnya. Sistem keuangan nasional dinilai masih sangat solid dan memiliki ketahanan modal yang memadai untuk menghadapi volatilitas global ke depan.
/2025/09/12/1537496279.jpg)
/2025/11/27/175802667.jpg)
/2023/04/12/1270691180.jpg)
/2025/12/12/701098146.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494837/original/071318100_1770346004-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_09.17.53.jpeg)
/2024/01/03/663488771.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)
/2024/02/12/986177710.jpg)
/2025/10/13/652970826.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496584/original/000268300_1770551655-BCA_Expoversary_2026_di_ICE_BSD__Tangerang__Banten-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497650/original/041869000_1770645002-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_20.10.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4349647/original/096522800_1678186856-20230307-Harga-Cabai-Ramadan-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)