Jakarta – Bank Indonesia (BI) memastikan posisi cadangan devisa Indonesia tetap berada di level kuat di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. Hingga akhir April 2026, cadangan devisa nasional tercatat sebesar USD 146,2 miliar.
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan posisi tersebut dinilai memadai untuk mendukung ketahanan eksternal sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.
BACA JUGA:BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen
BACA JUGA:Transaksi QRIS Tumbuh 108 Persen pada April 2026
“Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tercatat sebesar USD 146,2 miliar. Level tersebut tetap kuat dan memadai dalam mendukung ketahanan eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional,” ujar Ramdan dalam keterangannya.
Menurut dia, cadangan devisa Indonesia saat ini juga berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang ditetapkan Dana Moneter Internasional atau IMF.
Ramdan menjelaskan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan sekitar 114% dari ukuran kecukupan cadangan devisa berdasarkan standar IMF.
Kondisi itu disebut mencerminkan kuatnya ketahanan eksternal Indonesia di tengah tekanan ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan internasional.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6451895/original/068053700_1779316601-perkuat-ekspor-pemerintah-guyur-lpei-rp-1-triliun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5160378/original/069897800_1741795320-cacbe7cf-b221-491f-8ec9-d3ec31df7d43.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387768/original/064593600_1779263008-IMG_4415.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6224946/original/089033600_1779101760-kur_BRI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6430134/original/028574200_1779298469-bi-catat-pelemahan-rupah-telah-mencapai-10-persen-rev1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)