Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan QR Indonesia Standard (QRIS) berkembang pesat sekitar hampir 7 tahun berlaku. Saat ini sistem pembayaran QRIS sudah digunakam 60 juta orang.
Perry mengisahkan, pertama kali meluncurkan QRIS beberala saat sebelum marak pandemi Covid-19. Ini menjadi salah satu titik balik meluasnya pembayaran digital di Tanah Air.
BACA JUGA:QRIS Ditargetkan Tembus 150 Miliar Transaksi per Hari di 2030
BACA JUGA:BI DKI: Lebih dari 36% Transaksi QRIS Nasional Berasal dari Jakarta, Didominasi UMKM
BACA JUGA:Menko Airlangga Ingin Perluas QRIS ke Negara Anggota APEC
17 Agustus 2019 kita memproklamirkan satu bahasa pelayanan digital pembayaran. Namanya QR Indonesian Standard, namanya QRIS, dibacanya kris, bukan kiyu ris, kata Perry dalam Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Senin (23/2/2026).
QRIS menjadi titik balik karena menyediakan standar baru dan menggabungkan banyaknya metode pembayaran QR dari masing-masing platform sebelumnya.
Melangkah ke 2026, saat ini sudah tercatat 60 juta orang yang menggunakan QRIS. Bahkan metode ini menjadi semakin familiar di masyarakat. Sekarang berapa QRIS digunakan? 60 juta pengguna QRIS, ucapnya.
Perkembangan semakin pesat ketika BI menjalin kerja sama pembayaran lintas batas atau QRIS cross border. Ada banyak negara yang saat ini sudah diakses menggunakan QRIS.
QRIS sudah digunakan dimana saja Malaysia, Thailand, Singapura, Jepang sebentar lagi sudah live di Cina juga Korea Selatan dan kita sedang sambungkan QRIS dengan nusuk di Saudi Arabia dengan India, beber dia.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2024/10/03/816049894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510968/original/084906000_1771848266-images.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5203982/original/041738600_1745988471-30_april_2025-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3211514/original/040779700_1597690121-Foto_Bank_Mandiri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4132711/original/011923100_1661233218-Penukaran-Uang-Baru-Faizal-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)