Jakarta – Non-Performing Loan (NPL) atau kredit macet pada nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada 2025 mencapai 1,7 % dari jumlah total nasabah KPR. Meski begitu, angka tersebut diklaim masih di bawah rata-rata perbankan di Indonesia.
Kalau lihat dari sisi NPL memang secara industri itu tahun 2025 memang naik ya, tapi kita, posisi kita di KPR BCA itu masih di bawah industri, 1,7 persen,ungkap Senior Vice President (SVP) Consumer Credit BCA Melani Megawati, saat BCA Expoversary 2026, ICE BSD, Kabupaten Tangerang.
BACA JUGA:BCA Sediakan Program KPR Bunga Fix Berjenjang untuk Gen Z
BACA JUGA:BCA Expoversary 2026: Hadirkan Promo KPR 1,69% dan Bunga KKB Super Rendah, Siap Penuhi Kebutuhan Nasabah
BACA JUGA:Antara KPR Mencekik dan Gaji Pas-pasan, Bisakah Gen Z Bermimpi Punya Rumah?
Meski masih ada kredit macet sebesar 1,7 persen, Melani mengaku, angka tersebut di antara rata-rata bank penyalur KPR, NPL di BCA yang paling rendah. Sehingga masih dikatakan sehat di dunia KPR.
Pengalaman pada 2025, lanjut Melani, faktor yang berdampak signifikan adalah kondisi ketenagakerjaan yang memicu meningkatnya risiko kredit bermasalah akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Memang tahun lalu banyak tantangan karena kondisi ekonomi, termasuk faktor tenaga kerja yang berdampak pada kemampuan masyarakat membeli rumah. Hal itu juga berpengaruh terhadap risiko kredit bermasalah,” ujarnya.
Meski menghadapi berbagai tantangan, BCA mencatat portofolio kredit pemilikan rumah tetap tumbuh dan mencapai target. Sepanjang 2025, portofolio KPR BCA tercatat mencapai Rp143 triliun.
BCA pun memperkuat strategi mitigasi risiko untuk mencegah kredit macet hingga gagal bayar pada pembiayaan KPR. Langkah ini dilakukan melalui pendalaman analisis calon debitur di tengah tantangan ekonomi yang sempat menekan daya beli masyarakat pada tahun lalu.
Strategi utama kami adalah memperdalam analisa pembeli sehingga potensi risiko bisa diminimalkan. Mitigasi kredit bermasalah menjadi fokus utama agar kualitas pembiayaan tetap terjaga,” katanya.
/2025/09/12/1537496279.jpg)
/2025/11/27/175802667.jpg)
/2023/04/12/1270691180.jpg)
/2025/12/12/701098146.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
/2024/01/03/663488771.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)
/2024/02/12/986177710.jpg)
/2025/10/13/652970826.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496584/original/000268300_1770551655-BCA_Expoversary_2026_di_ICE_BSD__Tangerang__Banten-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497650/original/041869000_1770645002-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_20.10.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4349647/original/096522800_1678186856-20230307-Harga-Cabai-Ramadan-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)