Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memastikan pembagian dividen interim tidak mengurangi kemampuan perusahaan dalam memperluas bisnis. Di tengah tantangan ekonomi yang diproyeksikan pada 2026, perseroan menegaskan kondisi modal tetap kuat dan terkendali.
Direktur Finance dan Strategi Bank Mandiri Novita Widianggraini menyampaikan, dividen interim senilai Rp 9,3 triliun telah disalurkan kepada pemegang saham pada Januari 2026.
BACA JUGA:Bank Mandiri Tegaskan Peran Strategisnya untuk Negeri, Konsisten Perkuat Fondasi Keuangan Nasional
BACA JUGA:Bank Mandiri Bidik Kredit Tumbuh 2 Digit pada 2026
BACA JUGA:Dana Pihak Ketiga Bank Mandiri Tumbuh 23,9% pada 2025
Dividen interim kami sudah melakukan pembayaran, yaitu sebesar Rp9,3 triliun. Ini telah kami bayarkan pada Januari 2026. Dan kebijakan ini juga mencerminkan kekuatan kinerja, likuiditas yang baik, dan juga permodalan Bank Mandiri yang berada pada level yang memadai,” kata Novita saat Konferensi Pers Paparan kinerja Bank Mandiri 2025 ditulis Jumat (6/2/2026).
Novita menegaskan, kebijakan tersebut mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap stabilitas kinerja, likuiditas, serta fondasi modal perusahaan.
Adapun BCA mencatat hingga akhir Desember 2025 rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) bank only berada di level 19,4 persen. Angka tersebut dinilai sangat memadai karena masih jauh di atas batas minimum yang ditetapkan regulator.
Ke depan, Bank Mandiri berencana menjaga CAR pada kisaran 19–20 persen sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan permodalan dalam menopang ekspansi kredit sekaligus meredam potensi risiko bisnis.
Dalam strategi jangka panjang Bank Mandiri, CAR itu juga akan kami jaga optimal di kisaran 19 sampai 20 persen. Ini sebagai antisipasi kami untuk ekspansi bisnis dan juga untuk meng-cover risikonya, ungkapnya.
/2025/09/12/1537496279.jpg)
/2025/11/27/175802667.jpg)
/2023/04/12/1270691180.jpg)
/2025/12/12/701098146.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
/2024/01/03/663488771.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)
/2024/02/12/986177710.jpg)
/2025/10/13/652970826.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496584/original/000268300_1770551655-BCA_Expoversary_2026_di_ICE_BSD__Tangerang__Banten-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497650/original/041869000_1770645002-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_20.10.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4349647/original/096522800_1678186856-20230307-Harga-Cabai-Ramadan-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)