Jakarta – PT Bank Jago Tbk mengungkap adanya pola menarik dari perilaku nasabah Bank Jago Syariah selama bulan Ramadhan. Salah satu yang mencolok adalah meningkatnya aktivitas sedekah secara digital, terutama pada waktu sahur hingga menjelang pagi hari.
Head of Sharia Business PT Bank Jago Tbk, Waasi Sumintardja mengatakan dalam dua pekan pertama Ramadhan tahun ini, transaksi sedekah melalui platform digital mengalami lonjakan tajam. Kenaikan tersebut bahkan mencapai sekitar 250 persen dibandingkan periode normal.
BACA JUGA:Bank Jago (ARTO) Buka Peluang Spin Off Jago Syariah, Ini targetnya
BACA JUGA:Kapitalisasi Saham Syariah Dongkrak Pasar Modal Syariah Tumbuh 38,01 Persen
Di bulan Ramadhan ini memang, khusus di bulan Ramadan sekitar 2 minggu ini belum selesai, itu sudah terjadi peningkatan transaksi terkait dengan apa sedekah amal itu, 250 persen, kata Waasi dalam Forum Jurnalis Jago, di Kantor Pusat Bank Jago, di Jakarta, ditulis Kamis (5/3/026).
Menurut Waasi, peningkatan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk berbagi selama bulan suci. Ia menilai kemudahan layanan digital turut mendorong masyarakat untuk menyalurkan sedekah kapan saja, termasuk saat dini hari.
Waasi menjelaskan mayoritas transaksi sedekah dilakukan nasabah setelah waktu sahur hingga sebelum memulai aktivitas harian. Waktu tersebut dinilai menjadi momen yang cukup populer bagi masyarakat untuk menyalurkan donasi.
Data Bank Jago Syariah menunjukkan sekitar 68 persen transaksi sedekah berlangsung pada rentang waktu setelah sahur hingga sekitar pukul 09.00 pagi atau menjelang waktu salat Dhuha.
68 persennya itu (transaksi sedekah) terjadi abis sahur, abis sahur sampai dhuha, jam 9, ujarnya.
/2019/01/16/2005481867.jpg)
/2025/11/24/1458310970.jpg)
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2026/01/07/1635421656.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

/2026/01/06/1043778783.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494625/original/021531700_1770301634-1000226472.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520136/original/070759500_1772607159-1_Pelantikan-Pejabat-Baru-LPS.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4939792/original/092321500_1725848155-Screenshot_1297.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506524/original/044114800_1771471389-Badan_Pangan_Nasional__Bapanas__mengungkap_penyebab_kenaikan_harga_cabai_rawit_merah-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4465765/original/043413400_1686728194-Gedung_Kemenkeu_Jakarta.jpg)