Jakarta – Bank Indonesia (BI) meyakini pertumbuhan kredit perbankan pada 2026 masih berada dalam kisaran 8–12 persen. Optimisme ini didukung oleh kondisi permodalan dan likuiditas perbankan yang memadai, serta tidak adanya indikasi pelemahan fundamental perekonomian nasional.
Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Alexander Lubis, mengatakan stabilitas sistem keuangan domestik hingga saat ini masih terjaga dengan baik. Ia juga menanggapi langkah Moody’s Ratings yang menurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Menurutnya, keputusan tersebut tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia.
BACA JUGA:Pegadaian Kelola 136 Ton Emas Setara Rp 400 Triliun, Lebih Tinggi dari Cadangan BI
BACA JUGA:Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Turun Jadi USD 154,6 Miliar
BACA JUGA:Pembayaran Pakai QRIS di Korea Selatan Bakal Berlaku April 2026
“Pertumbuhan ekonomi kita masih di 5,11 persen. Dari sisi stabilitas sistem keuangan, rasio permodalan kita tinggi, AL/DPK masih terjaga, dan risiko kredit masih jauh di bawah batas indikator,” ujar Alexander dalam Editors Briefing 2026, di Pontianak, Kalimantan Barat, ditulis Sabtu (7/2/2026).
Dengan kondisi tersebut, BI menilai sistem keuangan nasional masih cukup kuat untuk menopang pertumbuhan kredit dan aktivitas ekonomi, meski tekanan global dan sentimen eksternal masih membayangi pasar keuangan.
/2023/10/03/751263426.jpg)
/2025/11/09/2041456427.jpg)
/2017/12/20/1415614353.jpg)
/2025/12/15/681864344.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3617288/original/052829700_1635503921-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490367/original/007471800_1770009153-IMG-20260202-WA0003.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495794/original/037276100_1770435301-WhatsApp_Image_2026-02-07_at_09.49.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494634/original/045981900_1770304318-1000226492.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5001180/original/085697000_1731373006-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5359388/original/066910300_1758644598-WhatsApp_Image_2025-09-23_at_16.16.54_cd0de8ea.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495749/original/036900200_1770427395-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan_Zulkifli_Hasan-7_Februari_2026.jpg)