• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mulai Senin 5 Januari 2026, Tarif Empat Ruas Jalan Tol Ini Resmi Naik

    Mulai Senin 5 Januari 2026, Tarif Empat Ruas Jalan Tol Ini Resmi Naik

    Sumber Sinergi (IOTF) Bidik Kinerja Tumbuh 30%, Pakai AI untuk Dongkrak Produktivitas

    Sumber Sinergi (IOTF) Bidik Kinerja Tumbuh 30%, Pakai AI untuk Dongkrak Produktivitas

    Ini Detail Aturan RKAB 2026: Kementerian ESDM Izinkan Operasi Tambang hingga 31 Maret

    Ini Detail Aturan RKAB 2026: Kementerian ESDM Izinkan Operasi Tambang hingga 31 Maret

    Sedang Berburu Tiket Pesawat Murah? Catat 4 Jadwal Travel Fair pada 2026

    Sedang Berburu Tiket Pesawat Murah? Catat 4 Jadwal Travel Fair pada 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mulai Senin 5 Januari 2026, Tarif Empat Ruas Jalan Tol Ini Resmi Naik

    Mulai Senin 5 Januari 2026, Tarif Empat Ruas Jalan Tol Ini Resmi Naik

    Sumber Sinergi (IOTF) Bidik Kinerja Tumbuh 30%, Pakai AI untuk Dongkrak Produktivitas

    Sumber Sinergi (IOTF) Bidik Kinerja Tumbuh 30%, Pakai AI untuk Dongkrak Produktivitas

    Ini Detail Aturan RKAB 2026: Kementerian ESDM Izinkan Operasi Tambang hingga 31 Maret

    Ini Detail Aturan RKAB 2026: Kementerian ESDM Izinkan Operasi Tambang hingga 31 Maret

    Sedang Berburu Tiket Pesawat Murah? Catat 4 Jadwal Travel Fair pada 2026

    Sedang Berburu Tiket Pesawat Murah? Catat 4 Jadwal Travel Fair pada 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Emiten Sektor Ritel Tetap Menarik di Tengah Melambatnya Daya Beli

Emiten Sektor Ritel Tetap Menarik di Tengah Melambatnya Daya Beli

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-18
0

Emiten Sektor Ritel Tetap Menarik di Tengah Melambatnya Daya Beli

wmhg.org – JAKARTA. Emiten sektor ritel diproyeksi masih akan mencetak kinerja cukup positif di tengah konsumsi masyarakat yang melambat. Sektor ritel masih akan didukung konsumsi masyarakat segmen kelas atas dan menanti stimulus penggerak segmen kelas menengah/bawah.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga masih tumbuh pada kuartal kedua, namun laju pertumbuhannya melambat. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal II 2024 hanya tumbuh 4,93% dibandingkan 5,22% pada kuartal kedua 2023.

Selain itu, deflasi selama 3 bulan berturut-turut menjadi salah satu pertanda masyarakat kurangi belanja. Pada Juli 2024, BPS mencatat terjadi deflasi 0,18 % (MtM) dibandingkan Juni deflasi sebesar 0,08% MtMdan deflasi Mei sebesar 0,03% MtM.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto mengatakan, kinerja pendapatan yang kuat ditambah dengan pertumbuhan laba yang lebih lambat dapat mengindikasikan peningkatan daya beli yang rendah.

Natalia memaparkan, berdasarkan survei ritel BRI Danareksa Sekuritas di pekan pertama Juli 2024, merek-merek MAPA secara konsisten menawarkan berbagai promosi mingguan selama 2 bulan terakhir pasca musim perayaan Ramadhan. Tren ini menunjukkan potensi pelemahan dalam penjualan.

MAPA juga mengakui telah meningkatkan level inventarisnya sebagai persiapan untuk ekspansi luar negeri, tetapi menunda pembukaan toko yang baru terealisasi sebanyak 73 toko per kuartal pertama dari target sebanyak 200 toko pada 2024. Sehingga, perlu lebih banyak waktu untuk melihat dampak pembukaan toko terhadap kinerja.

“Dari sisi ekonomi makro, kombinasi inflasi inti yang lebih rendah pada Juni 2024, Survei Penjualan Ritel (RSI) yang lebih rendah, serta penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menunjukkan daya beli masyarakat yang lemah,” ungkap Natalia dalam riset 12 Juli 2024.

Namun di sisi lain, Natalia menyoroti, ACES diperkirakan mampu mempertahankan catatan positif pertumbuhan penjualan tiap toko alias Same Sales Store Growth (SSSG) hingga semester I-2024. MIDI juga diproyeksikan melaporkan SSSG dua digit yang berkelanjutan sepanjang bulan Mei dan Juni 2024.

Oleh karena itu, sektor ritel diperkirakan masih akan melaporkan pertumbuhan laba inti pada kuartal kedua 2024, sehingga kinerja sektor bakal tumbuh secara kuartalan maupun secara tahunan. Pertumbuhan sektor ini terutama akan didorong oleh kinerja solid ACES dan diikuti oleh MIDI.

Sebaliknya, MAPI diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan laba inti tahunan yang negatif karena Margin Kotor (GPM) yang lebih rendah dan biaya pengeluaran (Opex) yang lebih tinggi. Meskipun perluasan toko yang berkelanjutan dapat mendukung pertumbuhan pendapatan MAPI.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengamati, daya beli dan konsumsi masyarakat masih cukup positif walaupun memang tidak bisa dipungkiri bahwa terjadi perlambatan. Ini terjadi karena adanya tingkat suku bunga tinggi yang menurunkan daya beli dan konsumsi.

Namun demikian, adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) dapat memberikan angin segar bagi sektor ritel seperti pada saat pemilihan umum (pemilu). Belum lagi adanya potensi pemangkasan tingkat suku bunga The Fed pada semester kedua 2024.

“Pemangkasan suku bunga Fed diharapkan akan memberikan ruang juga bagi Bank Indonesia untuk memangkas tingkat suku bunga dan katalis positif bagi sektor ritel,” kata Nico kepada Kontan.co.id, Minggu (18/8).

Analis Ciptadana Sekuritas Alif Ihsanario mencermati, masyarakat segmen kelas atas telah menjadi penopang segmen ritel. Tren yang berbeda dalam belanja barang tahan lama ini telah diamati sejak titik terendah pandemi, di mana indeks barang tahan lama kelas bawah tertinggal dibandingkan dengan kelas atas/kelas menengah hingga Juni 2024.

Dengan demikian, Alif menilai, pengeluaran diskresioner dari kelompok berpendapatan rendah diproyeksi akan tertinggal tahun ini. Kondisi ini akan menadi peluang menguntungkan pengecer yang menargetkan kelas menengah atas diantaranya ERAA, LPPF, dan ACES.

Namun perlu diantisipasi biaya sewa hunian yang meningkat karena tingkat okupansi bertambah di saat pasokan hunian hanya sedikit. Sejauh ini, LPPF mungkin paling terpengaruh oleh kenaikan sewa karena menyumbang 27,0% dari opex rata-rata 10 tahun, diikuti oleh ERAA 9,8%, ACES 7,9% dan kemudian RALS 7,8%.

“Kami menetapkan peringkat Overweight untuk sektor ritel berdasarkan tanda-tanda pemulihan berkelanjutan dalam penjualan ritel, meskipun sebagian besar dipimpin oleh kelas menengah-atas, peningkatan lalu lintas ruang ritel, dan kenaikan tingkat hunian yang diantisipasi,” kata Alif Ihsanario dalam riset 24 Juli 2024.

Director PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada melihat, kinerja emiten sektor ritel cukup variatif di sepanjang tahun ini. Pendapatan emiten ritel mengalami kenaikan, namun laba yang melambat terbebani kenaikan beban pokok penjualannya.

Namun demikian, Reza menilai, emiten ritel penyedia barang-barang kebutuhan sehari-hari masih memiliki potensi pertumbuhan yang bagus karena sudah menjadi kebutuhan. Apalagi, bila terdapat stimulus yang biasanya memang untuk keperluan sehari-hari seperti pilkada.

“Prospek emiten sektor ritel sangat bergantung dari daya beli dan konsumsi masyarakat terhadap produk yang mereka jual,” ujar Reza kepada Kontan.co.id, Jumat (16/8).

Nico menilai, saham-saham sektor ritel masih menarik saat ini. AMRT, MIDI, ACES diperkirakan akan menjadi penggerak sektor ritel. Selain itu, MAPI juga masih cukup baik prospeknya karena adanya diversifikasi bisnis.

Kalau Natalia mempertahankan rekomendasi Overweight untuk sektor ritel dan melihat potensi rotasi ke ACES dan MIDI. Hal itu mengingat antisipasi pendapatan mereka yang terus kuat.

Analis Bahana Sekuritas Christine Natasya mengatakan, transisi dari pembukaan toko Lawson menjadi fokus pada toko Alfamidi lebih menguntungkan MIDI. Kami pikir format Alfamidi yang lebih besar menawarkan fleksibilitas yang lebih besar untuk memperluas berbagai kategori, seperti makanan segar dan produk perawatan pribadi.

Mengingat konsumen terus memprioritaskan makanan segar berkualitas tinggi dan barang perawatan pribadi, peralihan ini kemungkinan akan meningkatkan margin. Selama semester I-2024, MIDI berhasil membuka 75 toko Alfamidi baru, dibandingkan dengan hanya 27 toko pada semester I 2023.

Alif menyebutkan, didukung oleh lalu lintas di dalam toko yang telah pulih ke tingkat sebelum pandemi dan kinerja yang memuaskan dari toko-toko yang baru dibuka misalnya pada The Park Pejaten, diharapkan pertumbuhan penjualan ACES akan tetap utuh di tahun 2024.

Apalagi adanya strategi kampanye promosi seperti acara penjualan BOOM, acara promo akhir tahun, dan acara promo taktis bulanan. Kemudian meningkatkan proporsi peluncuran baru ke SKU yang beredar menjadi 15%/tahun dibandingkan sebelumnya 10%.

Hal ini memungkinkan manajemen untuk menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan tingkat konversi melalui harga yang menarik dan campuran produk yang disesuaikan. Selain itu, ACES dapat beroperasi dengan inventaris yang lebih ramping dan meminimalkan penghapusan inventaris. Demikian pula dapat menghasilkan margin kotor yang lebih optimal.

Di sisi lain, Alif mewaspadai risiko terhadap sektor ritel yakni pertumbuhan PDB yang lebih rendah dari perkiraan, depresiasi rupiah yang berkelanjutan, tingkat inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, serta pertumbuhan sewa yang lebih tinggi dari perkiraan.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Janji Tak Mangkir Lagi! Hasto Kristiyanto akan Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Suap DJKA

Janji Tak Mangkir Lagi! Hasto Kristiyanto akan Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Suap DJKA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kontribusi UMKM ke PDB Indonesia Tembus Rp 9.580 Triliun

Kontribusi UMKM ke PDB Indonesia Tembus Rp 9.580 Triliun

2024-08-07
Aset Industri Asuransi Tembus Rp 1.214 Triliun per Januari 2026, Tumbuh 5,96%

Aset Industri Asuransi Tembus Rp 1.214 Triliun per Januari 2026, Tumbuh 5,96%

2026-03-04
10 Negara Ini Punya Angka Harapan Hidup Paling Tinggi

10 Negara Ini Punya Angka Harapan Hidup Paling Tinggi

2024-10-13
Cek Fakta: Video Guru SMP di Grobogan Berciuman dengan Muridnya

Cek Fakta: Video Guru SMP di Grobogan Berciuman dengan Muridnya

2025-02-27
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Diproyeksi Makin Melemah Dampak AS Serang Iran

Rupiah Diproyeksi Makin Melemah Dampak AS Serang Iran

2026-03-04
Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Global

Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Global

2026-03-04
Industri Asuransi Diproyeksi Tumbuh 7% di 2026, Ini Pendorongnya

Industri Asuransi Diproyeksi Tumbuh 7% di 2026, Ini Pendorongnya

2026-03-04
BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Alat Berat Rp1,4 Miliar di Pinrang

BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Alat Berat Rp1,4 Miliar di Pinrang

2026-03-04

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Meroket

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Meroket

2026-03-04
0
Harga Emas Antam Hari Ini 2 Maret 2026, Dekati Rekor Termahal Lagi

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Maret 2026, Dekati Rekor Termahal Lagi

2026-03-04
0
Harga Bahan Baku di Indonesia Bisa Naik Imbas Perang AS-Iran, Tak Cuma BBM

Harga Bahan Baku di Indonesia Bisa Naik Imbas Perang AS-Iran, Tak Cuma BBM

2026-03-04
0
Urai Kepadatan Mudik 2026, Kemenhub dan Polri Terapkan Pembagian Pelabuhan

Urai Kepadatan Mudik 2026, Kemenhub dan Polri Terapkan Pembagian Pelabuhan

2026-03-04
0
Teknologi AI Ampuh Mendeteksi Fraud hingga 95%

Teknologi AI Ampuh Mendeteksi Fraud hingga 95%

2026-03-04
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Diproyeksi Makin Melemah Dampak AS Serang Iran

Rupiah Diproyeksi Makin Melemah Dampak AS Serang Iran

2026-03-04
Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Global

Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Global

2026-03-04

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.