• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Ekspansi Melalui Anak Usaha, Cek Rekomendasi Saham DOID, INDY, DSSA hingga LABA

Ekspansi Melalui Anak Usaha, Cek Rekomendasi Saham DOID, INDY, DSSA hingga LABA

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-14
0

Ekspansi Melalui Anak Usaha, Cek Rekomendasi Saham DOID, INDY, DSSA hingga LABA

wmhg.org – JAKARTA. Aksi korporasi melalui anak perusahaan cukup ramai dilakukan emiten pada semester II-2024. Bentuknya beragam, mulai dari akuisisi, pendirian anak usaha baru, hingga pembentukan usaha patungan alias Joint Venture (JV).

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) menjadi salah satu emiten yang getol ekspansi lewat anak usahanya, yakni Grup PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Melalui entitas BUMA International, DOID telah mengakuisisi Atlantic Carbon Group, Inc., perusahaan tambang antrasit di Amerika Serikat (AS).

Berikutnya, DOID melalui Grup BUMA membeli 5,07% saham 29Metals Ltd., produsen tembaga dan logam mulia lainnya asal Australia. Selain ekspansi, DOID juga mendirikan PT Katalis Investama Mandiri sebagai sub-holding untuk menunjang strategi jangka panjang di bidang tata kelola Environmental, Social and Governance (ESG).

PT Indika Energy Tbk (INDY) juga kembali membuat entitas usaha baru untuk memperkuat diversifikasi bisnis non-batubara. Anak usaha INDY mendirikan PT Kalista Biru Nusantara, yang bergerak di bidang penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih. 

Dari Grup Sinar Mas, ekspansi lewat anak usaha dilakukan oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Aksi ini dilakukan melalui PT SMPlus Sentra Data dan PT SMPlus Digital Investama yang mengakuisisi PT Teknovatus Solusi Sejahtera.

Selain itu, DSSA melalui PT SMPlus Digital Investama bersama LG CNS Co. Ltd. mendirikan JV bernama PT LG Sinarmas Technology Solutions untuk pengembangan bisnis teknologi digital. Pembentukan JV juga dilakukan oleh PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

KLBF lewat anak usahanya PT Global Chemindo Megatrading bersama dengan Lian SGP Holding Pte. Ltd. mendirikan PT Livzon Pharma Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang industri bahan farmasi aktif, dengan investasi awal sebesar Rp 650 miliar.

Emiten yang berganti pengendali, PT Green Power Group Tbk (LABA) juga aktif mendirikan anak usaha baru untuk mendukung transisi bisnisnya. LABA telah mendirikan dua anak usaha, yakni PT Green Power Battery (GPB) dan PT Sustainable Energy Development Trading (SEDT).

LABA berencana untuk mendirikan tiga anak perusahaan lain guna mengakomodasi rencana bisnisnya. Ke depan, LABA akan menjalankan usaha produksi baterai litium, penyewaan baterai, pembangunan jaringan stasiun penukaran baterai dan pengoperasian stasiun tenaga surya.

Sedangkan PT Soechi Lines Tbk (SOCI) menggelar ekspansi dengan mendirikan dua anak usaha bidang pelayaran di luar negeri. SOCI mendirikan Glory Shipping Maritime Pte. Ltd. yang berlokasi di Singapura, serta Global Ocean Lines Ltd. yang berkedudukan di Marshall Islands.

Terbaru, ada PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) yang membentuk dua usaha patungan bersama dengan PT Bangun Daya Utama. Dua JV tersebut adalah PT Pembangkit Energi Terbarukan (PET) dan PT Mandiri Energi Terbarukan (MET).

PET dan MET diharapkan akan memberikan dampak positif berupa potensi tambahan pendapatan dan laba serta kemampuan Perseroan dalam menjalankan bisnis pembangkitan tenaga listrik energi baru terbarukan, ungkap Direktur Utama Bukaka Teknik Utama, Irsal Kamarudin dalam keterbukaan informasi, Selasa (13/8).

Senior Research Analyst Lotus Andalan Sekuritas Fath Aliansyah mengamati aksi emiten melalui anak usaha ini lebih ditujukan untuk strategi jangka panjang. Sebagai pendongkrak pendapatan maupun untuk mendorong efisiensi bisnis grup emiten tersebut.

Jadi imbasnya mungkin tidak langsung terasa dalam waktu dekat. Kecuali anak perusahaan tersebut dipersiapkan untuk melakukan aksi korporasi, kata Fath kepada Kontan.co.id, Selasa (13/8).

Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada sepakat, aksi anak usaha ini dilakukan untuk memperluas portofolio bisnis dan menunjang prospek kinerja perusahaan induk. Namun, perlu waktu untuk mengukur seberapa signifikan bisa memberi kontribusi pada kinerja keuangan emiten.

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto memberikan catatan, seringkali emiten yang baru menggelar ekspansi akan terlebih dulu mengalami penurunan kinerja. Itu wajar saja karena ada biaya tambahan pada saat ekspansi. Tapi sentimen (ekspansi) ini adalah positif, ungkap William.

Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi menyoroti emiten tambang, terutama batubara yang rajin menggelar aksi korporasi melalui anak usahanya. Langkah ini dilakukan sebagai strategi diversifikasi, meningkatkan porsi pendapatan dari bisnis non-batubara dan meminimalkan emisi karbon.

Di sisi lain, Audi memandang semester II-2024 bisa menjadi momentum yang menarik bagi emiten untuk menggelar ekspansi. Katalis pendorongnya adalah potensi pelonggaran kebijakan moneter yang bisa berdampak pada penurunan cost of fund.

Katalis lainnya adalah stabilitas ekonomi dalam negeri dan posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sebagai pilihan investasi, Audi menilai saham KLBF, DOID dan INDY layak koleksi.

Audi menyarankan hold saham KLBF, trading buy DOID untuk target harga Rp 815 dan speculative buy INDY dengan target harga Rp 1.620. Reza punya rekomendasi serupa dengan melirik saham KLBF, INDY dan DOID, yang memiliki likuiditas cukup tinggi.

Sedangkan William merekomendasikan INDY, LABA, SOCI, KLBF dan DOID. Target harga masing-masing berada di level Rp 1.600, Rp 320, Rp 200, Rp 1.750 dan Rp 900 per saham. Selain itu, DSSA juga menarik dicermati lantaran berpotensi mendekati ke level psikologis Rp 50.000 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Beda dengan Airlangga, Agus Gumiwang Sebut Rapimnas dan Munas Golkar Digelar Agustus, Apa Alasannya?

Beda dengan Airlangga, Agus Gumiwang Sebut Rapimnas dan Munas Golkar Digelar Agustus, Apa Alasannya?

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
PPN DTP Kembali Berlaku, Bumi Serpong Damai Optimis Catatkan Kinerja Positif di 2025

PPN DTP Kembali Berlaku, Bumi Serpong Damai Optimis Catatkan Kinerja Positif di 2025

2025-01-22
Cokelat nDalem Bersama BRI Berhasil Ukir Manisnya Usaha Mikro

Cokelat nDalem Bersama BRI Berhasil Ukir Manisnya Usaha Mikro

2024-07-25
2 Investor Bangun Pabrik Keramik Baru di Indonesia Berkat Bea Masuk, Investasi Tembus Rp 3 Triliun

2 Investor Bangun Pabrik Keramik Baru di Indonesia Berkat Bea Masuk, Investasi Tembus Rp 3 Triliun

2024-07-26
Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

2024-10-18
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
0
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.