• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Ekonomi Suram, Rupiah Terburuk Sejak 1998 dan IHSG Ambruk ke Level 6.270

Ekonomi Suram, Rupiah Terburuk Sejak 1998 dan IHSG Ambruk ke Level 6.270

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-28
0

Ekonomi Suram, Rupiah Terburuk Sejak 1998 dan IHSG Ambruk ke Level 6.270

wmhg.org – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh titik terendah sepanjang 2025. IHSG ditutup melemah 3,31% atau turun 214,85 poin ke level 6.270,59 pada Jumat (28/2). 

Imbasnya, kapitalisasi pasar IHSG ikut tergerus menjadi Rp 10.880 triliun atau setara dengan US$ 656 miliar. 

Sepanjang perdagangan hari ini, investor asing mencetak net sell sebesar Rp 2,91 triliun atau US$ 175,57 juta. 

Ini menjadikan level terendah bagi IHSG pasca pandemi Covid-19 mereda. Sebagai gambaran, IHSG sudah terkoreksi sebesar 4,10% dalam tiga tahun terakhir. 

Pergerakan IHSG juga sejalan dengan ambruknya nilai tukar rupiah. Pada Jumat (28/2), rupiah spot ditutup di level Rp 16.596 per dolar Amerika Serikat (AS) atau anjlok 0,86% dibanding hari sebelumnya.

Ini merupakan level terburuk rupiah sejak awal Juni 1998. Sekadar mengingatkan, rupiah ditutup di level Rp 16.650 per dolar AS pada 17 Juni 1998. 

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman mengatakan pergerakan indeks dipengaruhi oleh beberapa sentimen, yakni global, domestik dan korporasi. 

Dari global, pergerakan ekuitas dipengaruhi oleh Trump 2.0. Dimana Presiden AS Donald Trump kembali memanas dengan kebijakan tarif serta kebijakan The Fed yang bertahan higher for longer.

Di dalam negeri, tekanan juga datang dari keputusan Morgan Stanley yang menurunkan peringkat indeks MSCI Indonesia dari equal-weight menjadi underweight. 

Sementara itu, kinerja rilis laporan keuangan emiten juga turut mempengaruhi. Iman bilang, saat ini sudah banyak emiten yang merilis kinerja tahun buku 2024 tetapi kinerjanya di bawah konsensus. 

Walaupun indeks turun, tetapi transaksinya naik karena investor asing masih net sell sepanjang tahun berjalan ini, jelas Iman dalam paparan, Jumat (28/2). 

Memang secara year to date (ytd) per Jumat (28/2), rata-rata nilai transaksi IHSG mencapai Rp 11,6 triliun. Rata-rata volume transaksi mencapai 18,56 juta. 

Iman mengatakan, jika berkaca dari Trump 1.0 terjadi penguatan dolar, kenaikan inflasi dan menyebabkan suku bunga naik. Ini yang tengah dikaji BEI apakah perlu bantuan dari perusahaan terbuka. 

Apakah perusahaan bisa support dengan buyback dengan buyback emiten menunjukkan kepercayaan diri bahwa harga saat ini masih undervalue, ucapnya. 

Iman mencermati saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang secara sukarela melakukan buyback, yang akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat. 

Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy mengatakan, saat ini yang menjadi masalah di pasar modal adalah tidak ada market maker untuk saham-saham big caps yang dijual secara masif oleh investor asing. 

Di sisi lain, kehadiran DPI Danantara tidak akan berefek apa-apa ke pasar saham, tetapi justru bisa negatif jika tidak bersedia menjadi liquidity provider, kata Budi kepada Kontan. 

Direktur Infovesta Utama Parto Kawito mengatakan tekanan pada pasar ekuitas sejalan dengan pandangan investor asing, di mana ekonomi Indonesia kurang cerah dibanding negara lain. 

Ini tercermin dari penurunan Return on Equity (ROE), laba bersih dan pendapatan. Serta kontribusi industri manufaktur menurun, padahal kata Parto sektor ini bisa mengangkat penghasilan masyarakat. 

Menurutnya, sektor UMKM kurang bisa mengangkat ekonomi, karena tidak mampu memberikan gaji besar. Akibatnya, daya beli menurun dan prospek ekonomi dalam negeri berkurang.

Institusi domestik juga tidak menambah porsi investasinya di saham. Daya beli saham anjlok karena hanya investor ritel yang bertransaksi sehingga tidak kuat menahan gempuran jual asing, ucap Parto. 

Saran untuk Pemerintah

Dia menyarankan pemerintah harus bisa menarik kembali modal asing untuk masuk ke Indonesia dengan berbenah di semua lini sektor. Pemerintah tidak bisa kaku, sombong dan semaunya dalam menetapkan aturan tertentu.   

Tidak bisa kaku dan sombong, maunya menetapkan aturan tertentu. Kalau tidak menarik, maka investor asing tidak masih, maka pemerintah perlu berbuat suatu agar kompetitif, katanya. 

Hans Kwee, Co-Founder PasaRDana menambahkan pemerintah perlu membuat kebijakan yang mendukung pasar. Jangan seperti kebijakan gas tiga kilogram beberapa waktu lalu terjadi. 

Ketika gas kilogram hilang sama saja meruntuhkan ekonomi arah rumput di Indonesia karena masyarakat kelas bawah. Hans menilai dampaknya sangat membahayakan bagi ekonomi. 

Pemerintah juga harus memperbaiki citra supaya kepercayaan investor asing balik lagi ke Indonesia karena outflow asing sudah cukup deras, ucap Hans. 

Sementara untuk investor, Hans menyarankan untuk cicil beli untuk investasi jangka panjang pada sektor keuangan, perbankan, teknologi dan konsumen. Sementara untuk trader tetap disiplin untuk menerapkan cut loss. 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
CEK FAKTA: Bupati Brebes Dipecat Megawati Karena Ikuti Retret di Magelang

CEK FAKTA: Bupati Brebes Dipecat Megawati Karena Ikuti Retret di Magelang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

2026-02-27
Hasan Nasbi Jadi Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Segini Hartanya di LHKPN

Hasan Nasbi Jadi Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Segini Hartanya di LHKPN

2026-04-28
Deadline Lapor SPT: Coretax Tak Bisa Diakses, Warga Serbu Kantor Pajak

Deadline Lapor SPT: Coretax Tak Bisa Diakses, Warga Serbu Kantor Pajak

2026-05-01
Harga Minyak Melanjutkan Kenaikan Hari Ini 30 April 2026, Brent Sentuh USD 120

Harga Minyak Melanjutkan Kenaikan Hari Ini 30 April 2026, Brent Sentuh USD 120

2026-05-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

2026-05-01
Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

2026-05-01
Di Tengah Gejolak Geopolitik dan Ekonomi Global, BRI Optimistis Kinerja 2026 On Track

Di Tengah Gejolak Geopolitik dan Ekonomi Global, BRI Optimistis Kinerja 2026 On Track

2026-05-01
Sah, Beli Oleh-oleh di China Bisa Pakai QRIS

Sah, Beli Oleh-oleh di China Bisa Pakai QRIS

2026-05-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
21 RSUD Naik Kelas Bulan Depan, Bakal Diresmikan Prabowo

21 RSUD Naik Kelas Bulan Depan, Bakal Diresmikan Prabowo

2026-05-01
0
Prabowo Bakal Ikut May Day 2026, Qodari: Bukti Pemerintah Bersama Buruh

Prabowo Bakal Ikut May Day 2026, Qodari: Bukti Pemerintah Bersama Buruh

2026-05-01
0
Harta Pemilik Green SM, Ternyata Orang Terkaya Se-Asia Tenggara

Harta Pemilik Green SM, Ternyata Orang Terkaya Se-Asia Tenggara

2026-05-01
0
Buruh Sampaikan 11 Isu di May Day 2026, Sebagian Sudah Direspons Presiden

Buruh Sampaikan 11 Isu di May Day 2026, Sebagian Sudah Direspons Presiden

2026-05-01
0
UEA Bakal Keluar dari OPEC, Ada Anggota Lain yang Menyusul?

UEA Bakal Keluar dari OPEC, Ada Anggota Lain yang Menyusul?

2026-05-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

2026-05-01
Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

2026-05-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.