• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Ekonomi Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Kurs Rupiah Malah Menguat, Apa yang Terjadi?

Ekonomi Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Kurs Rupiah Malah Menguat, Apa yang Terjadi?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-17
0

Ekonomi Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Kurs Rupiah Malah Menguat, Apa yang Terjadi?

wmhg.org – JAKARTA.  Otot dolar Amerika Serikat (AS) semakin loyo, seiring makin kuatnya sinyal pemangkasan suku bunga acuan. Pertemuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias Federal Reserve (The Fed) di bulan September bakal menjadi penentuan bagi gerak mata uang Paman Sam itu.

Arah pemangkasan itu semakin kuat. Terlihat indeks dolar AS pada Jumat (16/8) melorot 0,56% dalam sehari ke 102,4. Jika ditarik dalam lima hari, indeks dolar turun 0,71%. Dan dalam sebulan indeks dolar melorot 1,91%,tiga bulan turun 1,96%. Dalam setahun, indeks dolar melemah 1,13%. 

Bersamaan kendornya otot dolar AS, kurs rupiah terus menguat. Bahkan berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah berhasil menguat di bawah Rp 16.000 per dolar AS, tepatnya Rp 15.952 per dolar AS. Rupiah terus menguat dan pada Jumat (16/8) atau sehari sebelum perayaan kemerdekaan, rupiah berada di Rp 15.716 per dolar AS. 

Ada yang menarik di balik menguatnya rupiah ini, mengingat dari sisi fundamental ekonomi, Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia cuma 5,05% secara tahunan alias year on year (yoy) dan 3,79% secara kuartalan (qtq). Padahal di kuartal II 2024 ada momentum Ramadan dan Idul Fitri yang mendongkrak konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.

Lesunya ekonoimi tu tak lepas dari penurunan daya beli masyarakat,  Purchasing Managers’s Index (PMI) Manufaktur kontraksi dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di beberapa industri.

Rendahnya daya beli terlihat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pengeluaran konsumsi rumah tangga kuartal II 2024 tercatat  4,93% yoy,  di bawah pertumbuhan nasional.

Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 2023 dan 2022 yang masing-masing sebesar 5,22% yoy dan 5,52% yoy. Kondisi ini melanjutkan situasi di kuartal I 2024. Ini indikator penurunan konsumsi masyarakat.

Di Juli 2024 Indonesia mengalami deflasi bulanan sebesar 0,18% month to month (mtm).  Angka tersebut menandakan Indonesia telah mengalami deflasi secara 3 bulan berturut-turun. Deflasi beruntun semacam ini juga menjadi pertanda penurunan daya beli masyarakat.

Lalu apa yang membuat rupiah begitu perkasa? Jawaban datang dari seorang treasury bank Eropa di Singapura. Menurut dia, penguatan rupiah pekan ini kelanjutan pekan lalu. Ada pihak mengambil kesempatan saat kondisi dolar melemah untuk mendongkrak kurs rupiah. Jika pekan lalu ada kabar ekportir melepas dolar, di pekan ini insitusi yang biasa membeli dolar menghilang, kata treasury tersebut kepada Kontan.co.id, Kamis (15/8). 

Institusi yang dia maksud adalah PLN dan Pertamina yang acapkali membeli dolar di pasar. Dikoordinasi seperti pekan lalu, katanya. 

Menurut dia, orang dekat Prabowo Subianto kembali mengkondisikan rupiah menguat selama dua pekan ini. Tujuannya menciptakan kesan seolah pasar welcome atau menyambut baik pemerintahan baru. Di sisi lain, BUMN  kembali dituntut menunjukkan loyalitas ke pemerintahan baru. 

Sebelumnya di pekan lalu ia melihat penguatan rupiah tak lepas dari langkah eksportir yang kompak dan dikoordinasikan melepas stok dolar AS mereka. Jumlahnya sekitar US$ 300 juta sehari. 

Menurut dia, intervensi politik itu tahap pertama. Tahap kedua terjadi di Oktober 2024 mendatang menjelang atau usai pelantikan presiden. Jumlahnya bisa lebih besar. Kemungkinan BUMN kembali ikut, menunjukkan loyalitas, katanya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Filosofi Emas di Balik Kebaya Anggun Puan Maharani Karya Didiet Maulana

Filosofi Emas di Balik Kebaya Anggun Puan Maharani Karya Didiet Maulana

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

2025-03-02
15 Keluarga Terkaya di Dunia: Keluarga Hartono hingga Pemilik Hermes

15 Keluarga Terkaya di Dunia: Keluarga Hartono hingga Pemilik Hermes

2024-09-24
Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

2025-06-17
Profil Ajaib Sekuritas dan Sosok Pemiliknya, Viral Dugaan Penagihan Nasabah Rp1,8 M

Profil Ajaib Sekuritas dan Sosok Pemiliknya, Viral Dugaan Penagihan Nasabah Rp1,8 M

2025-08-10
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
0
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.