• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Maret 8, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Dongkrak Okupansi, Pengembang Mal Pilih Renovasi dan Rebranding Ketimbang Bangun Baru

    Dongkrak Okupansi, Pengembang Mal Pilih Renovasi dan Rebranding Ketimbang Bangun Baru

    Industri Kemasan Lesu, Ramadan dan Lebaran Tak Jamin Bantu Pertumbuhan di Kuartal I

    Industri Kemasan Lesu, Ramadan dan Lebaran Tak Jamin Bantu Pertumbuhan di Kuartal I

    Investasi Sektor ESDM Capai Rp 531,6 Triliun, Listrik Jadi Titik Koreksi

    Investasi Sektor ESDM Capai Rp 531,6 Triliun, Listrik Jadi Titik Koreksi

    Kemendag Catat Nilai Impor Indonesia Naik 2,03% Periode Januari–November 2025

    Kemendag Catat Nilai Impor Indonesia Naik 2,03% Periode Januari–November 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Dongkrak Okupansi, Pengembang Mal Pilih Renovasi dan Rebranding Ketimbang Bangun Baru

    Dongkrak Okupansi, Pengembang Mal Pilih Renovasi dan Rebranding Ketimbang Bangun Baru

    Industri Kemasan Lesu, Ramadan dan Lebaran Tak Jamin Bantu Pertumbuhan di Kuartal I

    Industri Kemasan Lesu, Ramadan dan Lebaran Tak Jamin Bantu Pertumbuhan di Kuartal I

    Investasi Sektor ESDM Capai Rp 531,6 Triliun, Listrik Jadi Titik Koreksi

    Investasi Sektor ESDM Capai Rp 531,6 Triliun, Listrik Jadi Titik Koreksi

    Kemendag Catat Nilai Impor Indonesia Naik 2,03% Periode Januari–November 2025

    Kemendag Catat Nilai Impor Indonesia Naik 2,03% Periode Januari–November 2025

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Diantara Saham Penghuni IDX High Dividen 20, Mana yang Masih Menarik?

Diantara Saham Penghuni IDX High Dividen 20, Mana yang Masih Menarik?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-14
0

Diantara Saham Penghuni IDX High Dividen 20, Mana yang Masih Menarik?

wmhg.org – JAKARTA. Indeks IDX High Dividend 20 menghasilkan return positif di tahun 2024 ini. Hingga Jumat (11/10), Indeks IDX High Dividend 20 ini naik 0,52% secara tahun berjalan atau year to date (ytd).

Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menilai, pertumbuhan kinerja IDX High Dividend 20 yang tumbuh tipis tersebut dikarenakan ada sejumlah saham yang turun signifikan seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang masing-masing mencatatkan penurunan sebesar 14,41% ytd dan 25,57 ytd.

Sedangkan keduanya memiliki bobot yang cukup besar terhadap indeks ini, dari BBRI bobot sebelumnya 16% turun menjadi 14,8% dan TLKM sebelumnya 15,9% turun menjadi 13,5%, kata Sukarno kepada Kontan, Jumat (11/10).

Sukarno memperkirakan indeks ini masih bisa tumbuh positif hingga akhir tahun 2024, terutama potensi penurunan kedua saham tersebut bisa berakhir mengingat valuasinya sudah lebih menarik setelah turun signifikan.

Nah ketika kedua saham ini pulih kembali, maka potensi tumbuh di indeks ini cukup besar seiring pertumbuhan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), ujarnya.

Sukarno juga melihat ada sejumlah emiten yang menjadi penopang indeks tersebut. Antara lain TPIA, ADRO, PTBA, INDF, UNTR, BMRI, BBCA, INDF, AMRT, KLBF, ITMG dan INKP.

Sukarno menyarankan investor bisa mencermati indeks ini terutama pada saham yang masih mengalami penurunan. Seperti BBRI, TLKM, ASII, SMGR dan ANTM, yang secara fundamental cukup solid dan valuasi sudah lebih menarik.

Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto melihat performa dari IDX High Dividend yang tumbuh tipis tersebut dikarenakan kurangnya minat pelaku pasar pada saham-saham yang tergabung dalam indeks tersebut.

Saham pada indeks ini sedang mengalami tekanan jual asing sejak adanya sentimen stimulus ekonomi China. Selain itu, secara umum saham-saham High Dividend 20 memang momentumnya hanya saat pembagian dividen, jadi sebelum ada momentum tersebut minat pelaku pasar masih kurang, ujar William kepada Kontan, Minggu (13/10).

William berpendapat kinerja indeks ini masih bisa tumbuh positif hingga akhir tahun 2024. Pasalnya, performa indeks ini akan bergerak bersamaan dengan rilis laporan keuangan dan rencana pembagian dividen.

Jadi selama keduanya masih bertumbuh, kinerja indeks ini akan naik karena minat beli saham dari pelaku pasar, jelasnya.

Menurutnya, tidak ada metode khusus yang perlu disiapkan oleh para investor. Hanya saja, investor perlu memerhatikan pergerakan tren saham dan pembagian dividen yang ada dalam indeks ini.

William merekomendasikan buy untuk saham BBCA, BMRI, TLKM, BBRI dan ASII dengan masing-masing target harga Rp 11.000 per saham., Rp 7.200 per saham., Rp 3.300 per saham., Rp 5.500 per saham. dan Rp 5.500 per saham.

Sementara itu, Sukarno merekomendasikan untuk mencermati sejumlah saham yang tergabung pada indeks ini, meliputi BBRI dengan target harga Rp 6.000 per saham, ANTM di target harga Rp 1.640 per saham, TLKM pada target harga Rp 3.400 per saham.

Kemudian, cermati juga saham SMGR di target harga Rp 4.450 per saham, AMRT di target harga Rp 3.500 per saham, INKP pada target harga Rp 9.700 per saham, lalu ADRO di target harga Rp 3.990 per saham dan ASII dengan target harga Rp 5.400 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Ratusan Triliun Rupiah Digelontorkan Buat THR ASN, Swasta, hingga Ojek Online

Ratusan Triliun Rupiah Digelontorkan Buat THR ASN, Swasta, hingga Ojek Online

2026-03-08
Kemenkeu Catat Realisasi Defisit APBN Rp 23,45 Triliun Per Akhir Januari 2025

Kemenkeu Catat Realisasi Defisit APBN Rp 23,45 Triliun Per Akhir Januari 2025

2025-03-12
Rumah123: Insentif PPN DTP Dongkrak Permintaan Properti Baru di 2025

Rumah123: Insentif PPN DTP Dongkrak Permintaan Properti Baru di 2025

2026-01-08
Investasi Sektor ESDM Capai Rp 531,6 Triliun, Listrik Jadi Titik Koreksi

Kementerian ESDM Pangkas RKAB Batubara 2026: Jadi Kurang Lebih 600 Juta Ton

2026-01-08
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bos BSI: Salam Tempel Lebaran Bisa Diganti Emas Lewat Aplikasi

Bos BSI: Salam Tempel Lebaran Bisa Diganti Emas Lewat Aplikasi

2026-03-08
Harga Emas Hari Ini Sabtu 7 Maret 2025, Melonjak Tajam Lagi

Harga Emas Hari Ini Sabtu 7 Maret 2025, Melonjak Tajam Lagi

2026-03-08
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 7 Maret 2026, Cek Rincian UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 7 Maret 2026, Cek Rincian UBS dan Galeri24

2026-03-08
Harga Emas Antam Melambung Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Segini Hari Ini 7 Maret 2026

Harga Emas Antam Melambung Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Segini Hari Ini 7 Maret 2026

2026-03-08

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 6 Maret 2026, Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg Dipatok Segini

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 6 Maret 2026, Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg Dipatok Segini

2026-03-08
0
Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, 1 Gram Dipatok Segini

Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, 1 Gram Dipatok Segini

2026-03-08
0
Nasabah Bank Bullion dan Transaksi Emas Melonjak Drastis, Ada Apa?

Nasabah Bank Bullion dan Transaksi Emas Melonjak Drastis, Ada Apa?

2026-03-08
0
THR Pensiun 2026 Pecah Rekor, Penyaluran Sudah Tembus 97 Persen

THR Pensiun 2026 Pecah Rekor, Penyaluran Sudah Tembus 97 Persen

2026-03-08
0
APBN Februari 2026 Defisit Rp 135,7 Triliun Meski Pajak Tumbuh 30 Persen

APBN Februari 2026 Defisit Rp 135,7 Triliun Meski Pajak Tumbuh 30 Persen

2026-03-08
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bos BSI: Salam Tempel Lebaran Bisa Diganti Emas Lewat Aplikasi

Bos BSI: Salam Tempel Lebaran Bisa Diganti Emas Lewat Aplikasi

2026-03-08
Harga Emas Hari Ini Sabtu 7 Maret 2025, Melonjak Tajam Lagi

Harga Emas Hari Ini Sabtu 7 Maret 2025, Melonjak Tajam Lagi

2026-03-08

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.