• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Cek Rekomendasi Saham Astra International (ASII) di Tengah Potensi Penjualan Otomotif

Cek Rekomendasi Saham Astra International (ASII) di Tengah Potensi Penjualan Otomotif

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-28
0

Cek Rekomendasi Saham Astra International (ASII) di Tengah Potensi Penjualan Otomotif

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja penjualan mobil Astra International (ASII) pada tahun 2025 diprediksi akan meningkat dibandingkan tahun lalu, seiring sentimen penundaan opsen pajak, penurunan suku bunga dan insentif mobil hybrid 3%. Namun, tantangan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% dapat menekan potensi margin. 

Head of Corporate Communications Astra International, Boy Kelana Soebroto berharap pasar mobil pada tahun 2025 dapat lebih baik atau setidaknya sejajar dengan capaian tahun sebelumnya. 

Meski begitu, Astra terus mencermati berbagai faktor yang dapat memengaruhi penjualan otomotif, termasuk potensi pelemahan daya beli masyarakat.

Kami akan terus fokus untuk memberikan berbagai produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Indonesia, kata Boy kepada Kontan, Minggu (26/1).

Pada tahun 2025, Astra menawarkan berbagai variasi produk, mulai dari mobil berbasis mesin pembakaran internal (ICE), hybrid, kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), hingga segmen entry-level dan mobil mewah. Tidak hanya itu, Astra juga menyediakan pilihan kendaraan penumpang maupun komersial.

Selain inovasi produk, Astra terus meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. 

Kami memiliki jaringan dan ekosistem yang luas yang mendukung penjualan otomotif kami, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, tambahnya.

Sayangnya, Boy belum bisa memaparkan berapa target penjualan mobil di tahun 2025. Yang jelas, Astra berkomitmen untuk menjaga pangsa pasar di industri otomotif Indonesia. 

Sebagai informasi, ASII mencatat penurunan penjualan mobil sebesar 13,86% di sepanjang tahun 2024. 

Pada tahun lalu, penjualan mobil ASII tercatat mencapai 482.964 unit. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencapai 560.717 unit.

Meski penjualan turun double digit, ASII berhasil mempertahankan pangsa pasar 56% untuk penjualan mobil nasional. 

Analis BRI Danareksa Sekuritas Richard Jerry menerangkan secara historis penurunan suku bunga memiliki korelasi terbalik dengan harga saham ASII. Artinya, penurunan suku bunga cenderung meningkatkan minat investor terhadap saham ini.

Di sisi lain, kebijakan subsidi pajak barang mewah (PPnBM) sebesar 3% untuk kendaraan hybrid serta penundaan implementasi pajak opsen diprediksi akan menjadi pendorong utama penjualan mobil di 2025. 

Sebagai contoh, jika opsen pajak diberlakukan, biaya kepemilikan mobil baru dapat meningkat hingga 7%-8% di sejumlah daerah di Jawa, yang berpotensi menekan permintaan kendaraan.

Meskipun volume penjualan diperkirakan akan terus membaik, potensi perbaikan margin akan menghadapi tantangan. Pemerintah telah mengumumkan rencana kenaikan PPN menjadi 12% untuk penjualan kendaraan roda empat, yang akan berlaku mulai Februari 2025. 

Kenaikan PPN tersebut diperkirakan akan berdampak pada harga mobil Toyota, dengan estimasi kenaikan harga sebesar Rp 3 juta hingga Rp 22 juta tergantung pada model. Contohnya, harga Toyota Avanza kemungkinan meningkat sekitar Rp 3 juta atau setara dengan kenaikan 1,2%.

Kami memproyeksikan bahwa ASII akan menghadapi tantangan dalam menaikkan harga lebih tinggi dari dampak langsung kenaikan PPN, mengingat lambatnya pemulihan daya beli masyarakat, kata Richard dalam risetnya Rabu (22/1) lalu.

Akibatnya, meskipun volume penjualan terus tumbuh, kenaikan margin operasi otomotif (OPM) diperkirakan hanya akan mencapai 1,6% (+30 bps yoy) pada tahun 2025, yang masih lebih rendah dibandingkan level pada tahun 2022-2023. 

Selain itu, sejak Juli 2024, peningkatan stok Toyota di tingkat ritel turut menjadi tantangan bagi margin keuntungan perusahaan.

  ASII Chart by TradingView

Richard merekomendasikan buy saham ASII dengan target harga berbasis sum-of-the-parts (SOTP) sebesar Rp 5.900. 

Target ini mencerminkan price-to-earnings ratio (PER) di tahun 2025 sebesar 7,3x. Saat ini, saham ASII diperdagangkan dengan P/E 5,8x, atau berada pada -1 standar deviasi dari rata-rata lima tahun terakhir. 

Namun, terdapat beberapa risiko yang perlu diwaspadai. Pertama, percepatan transisi kendaraan listrik (EV) yang lebih cepat dari perkiraan, ditambah dengan minimnya portofolio kendaraan listrik ASII saat ini.

Kedua, siklus suku bunga yang tetap tinggi lebih lama dari ekspektasi, atau kemungkinan terjadinya pembalikan arah suku bunga.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Prabowo Pangkas APBN Besar-besaran Demi MBG, Rocky Gerung : Kelihatan dari Awal

Prabowo Pangkas APBN Besar-besaran Demi MBG, Rocky Gerung : Kelihatan dari Awal

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia Guna Permudah Pembayaran Premi Asuransi

BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia Guna Permudah Pembayaran Premi Asuransi

2024-07-25
Konflik PBNU Vs PKB, Menyedihkan! Harusmya Bersatu Demi Umat, Terpecah Hanya karena Politik

Konflik PBNU Vs PKB, Menyedihkan! Harusmya Bersatu Demi Umat, Terpecah Hanya karena Politik

2024-07-31
Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

2024-10-18
Anggaran Terbatas, Program 3 Juta Rumah Bukan Mimpi Kosong

Anggaran Terbatas, Program 3 Juta Rumah Bukan Mimpi Kosong

2025-05-23
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
0
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.