• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Kadin, Apindo, HKI Ungkap Dampak Pemadaman Listrik Bergilir Bagi Industri & Pengusaha

    Kadin, Apindo, HKI Ungkap Dampak Pemadaman Listrik Bergilir Bagi Industri & Pengusaha

    Penjelasan Lengkap Kementerian ESDM, PLN dan DEN Soal Pemadaman Listrik Bergilir

    Penjelasan Lengkap Kementerian ESDM, PLN dan DEN Soal Pemadaman Listrik Bergilir

    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Kadin, Apindo, HKI Ungkap Dampak Pemadaman Listrik Bergilir Bagi Industri & Pengusaha

    Kadin, Apindo, HKI Ungkap Dampak Pemadaman Listrik Bergilir Bagi Industri & Pengusaha

    Penjelasan Lengkap Kementerian ESDM, PLN dan DEN Soal Pemadaman Listrik Bergilir

    Penjelasan Lengkap Kementerian ESDM, PLN dan DEN Soal Pemadaman Listrik Bergilir

    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Begini Rekomendasi Saham Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Pangsa Pasar Naik

Begini Rekomendasi Saham Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Pangsa Pasar Naik

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-05
0

Begini Rekomendasi Saham Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Pangsa Pasar Naik

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) akan didukung potensi ekspansi yang lebih masif di wilayah luar Jawa. Inisiatif INTP menggunakan bahan baku alternatif turut menjadi keunggulan di kondisi industri penuh tantangan.

Analis Maybank Sekuritas Kevin Halim memandang bahwa INTP merupakan produsen semen dengan operasi yang efisien. Hal itu karena wilayah operasi emiten semen ini sudah tersebar luas daerah Jawa dan memiliki lokasi pabrik yang strategis.

Indocement mengoperasikan pabrik semen terbesar di Indonesia, yang berlokasi di Citeureup dengan kapasitas 18,1 juta ton. Setelah mengakuisisi Semen Grobogan, INTP sekarang sepenuhnya mencakup pasar Jawa, sehingga memiliki fleksibilitas untuk mendorong produknya di luar Jawa seperti pulau Sumatra.

‘’Lokasi pabrik INTP yang strategis dan terkonsentrasi memberikan keuntungan yang signifikan dalam lingkungan permintaan yang lesu saat ini,’’ kata Kevin dalam riset 18 Januari 2025.

Kevin mengantisipasi, margin EBITDA INTP akan mengungguli PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan tetap tangguh di sekitar 20%. Dibandingkan dengan periode sebelum pandemi, pangsa pasar INTP kini telah tumbuh menjadi 29,6% pada 2024 daripada 25,9% pada 2019, terutama didorong oleh pertumbuhan anorganik.

INTP pun telah mampu mempertahankan pangsa pasarnya, terlepas dari mengakuisisi dua pemain baru semen ke dalam ekosistemnya yakni Singa Merah dan Grobogan. Hal ini merupakan bukti dari posisi merek yang kuat dan operasi yang efisien oleh Indocement.

Sebagai informasi, INTP melaporkan total volume penjualan semen dan klinker yang mencapai 14.738 ribu ton hingga September 2024. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 999 ribu ton atau 7,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan semen domestik (tanpa klinker) menyentuh angka 13.690 ribu ton, meningkat 9,6 % atau 1.194 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan penjualan INTP ini sebagian besar diakui merupakan kontribusi tambahan dari PT Semen Grobogan.

Dengan capaian tersebut, Indocement kini menguasai 29,7% pangsa pasar domestik, dengan 37,8% di Pulau Jawa dan 21,1% di luar Pulau Jawa. Sementara itu, total penjualan ekspor tercatat sebanyak 189 ribu ton.

Di samping itu, Kevin menyoroti bahwa INTP memimpin penggunaan bahan bakar alternatif di Indonesia. Campuran bahan bakar alternatif INTP menjadi yang tertinggi sebesar 21% pada Januari – September 2024, dibandingkan SMGR sekitar 7% yang ditargetkan mencapai 42% pada 2030.

‘’INTP berencana untuk meningkatkan campuran bahan bakar alternatif pabrik Grobogan menjadi 18% pada 2025 dengan membangun sistem pengumpanan bahan bakar turunan yang ditolak (RDF) dari 2%-4% saat ini. Berdasarkan perhitungan kami, untuk setiap kenaikan 10% dalam bauran bahan bakar alternatif, margin EBITDA akan meningkat sebesar 1% poin,’’ jelas Kevin.

Oleh karena itu, Kevin meyakini, INTP akan mengungguli pesaingnya karena efisiensi operasional dan keunggulan biaya perusahaan di tengah lingkungan yang penuh tantangan. Akuisisi strategis semen Grobogan akan mendukung kinerja emiten semen pihak swasta ini.  Selain itu, INTP juga merupakan satu-satunya pemain semen dengan potensi ekspansi margin melalui peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif.

Senior Equity Research Analyst Panin Sekuritas Aqil Triyadi menilai, prospek emiten semen termasuk Indocement  (INTP) masih akan tertekan di 2025. Hal itu mengingat kondisi kelebihan pasokan (oversupply) yang masih terjadi di industri semen.

Potensi tahun ini bakal berada di lingkungan suku bunga rendah juga masih menemukan ketidakpastian. Terlebih lagi, permintaan semen curah (bulk) akan menghadapi tantangan seiring anggaran infrastruktur yang turun untuk tahun 2025.

Pemangkasan anggaran infrastruktur ini mengikuti Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025, yang mengamanatkan penghematan anggaran kementerian dan lembaga sebesar Rp 256,10 triliun.

  INTP Chart by TradingView

Untuk diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan tahun ini anggaran hanya tersisa sekitar Rp 29,95 triliun. Nilai tersebut telah dipangkas dipangkas 80% dari total Rp 110,95 triliun.

‘’Program 3 juta rumah mungkin akan menjadi salah satu pendorong INTP, namun kami perkirakan dampaknya tidak akan signifikan pada permintaan semen kantong,’’ ujar Aqil kepada Kontan.co.id, Selasa (4/2).

Dengan berbagai faktor tersebut, Aqil menyarankan Hold untuk INTP dengan target harga sebesar Rp 5.500 per saham. Sedangkan, Kevin merekomendasikan beli untuk INTP dengan target harga sebesar Rp 7.200 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Desak Kemendiktisaintek Segera Cairkan Tukin Dosen ASN, Komisi X DPR: Kami akan Kawal sampai Tuntas!

Desak Kemendiktisaintek Segera Cairkan Tukin Dosen ASN, Komisi X DPR: Kami akan Kawal sampai Tuntas!

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Profil Jerry Hermawan Lo, Pengusaha Sukses Pemilik Bisnis JHL Group

Profil Jerry Hermawan Lo, Pengusaha Sukses Pemilik Bisnis JHL Group

2024-08-01
Mengenal Robert E. Hall dan Michael Woodford, Peraih Nobel Ekonomi 2026

Mengenal Robert E. Hall dan Michael Woodford, Peraih Nobel Ekonomi 2026

2026-10-13
Tabung CNG Pengganti LPG 3 Kg Diimpor dari China

Tabung CNG Pengganti LPG 3 Kg Diimpor dari China

2026-10-15
5 Orang Terkaya di Dunia Setelah Kekayaan Michael Dell Anjlok Rp 359 Triliun

5 Orang Terkaya di Dunia Setelah Kekayaan Michael Dell Anjlok Rp 359 Triliun

2026-10-16
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Menguat Tersengat Dolar AS Lesu

Harga Emas Hari Ini Menguat Tersengat Dolar AS Lesu

2026-10-17
Harga Emas Antam 16 Oktober 2026 Naik Jadi Rp 2.565.000 per Gram

Harga Emas Antam 16 Oktober 2026 Naik Jadi Rp 2.565.000 per Gram

2026-10-17
Harga Emas Pegadaian 16 Oktober 2026: Galeri24 Naik Jadi Rp 2.517.000

Harga Emas Pegadaian 16 Oktober 2026: Galeri24 Naik Jadi Rp 2.517.000

2026-10-17
Rincian Harga Emas Perhiasan 16 Oktober 2026 dan Panduan Cek Keaslian

Rincian Harga Emas Perhiasan 16 Oktober 2026 dan Panduan Cek Keaslian

2026-10-17

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

2026-10-17
0
Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

2026-10-17
0
Google Gemini Prediksi Bitcoin Tembus US$ 175.000, Ini Skenarionya

Google Gemini Prediksi Bitcoin Tembus US$ 175.000, Ini Skenarionya

2026-10-17
0
Investor Korea Ungkap Efek Samping Simpan XRP 5 Tahun, Jadi Rajin Meditasi

Investor Korea Ungkap Efek Samping Simpan XRP 5 Tahun, Jadi Rajin Meditasi

2026-10-17
0
Taiwan Blokir Coinbase dan Kalshi Gara-Gara Taruhan Pemilu

Taiwan Blokir Coinbase dan Kalshi Gara-Gara Taruhan Pemilu

2026-10-17
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Menguat Tersengat Dolar AS Lesu

Harga Emas Hari Ini Menguat Tersengat Dolar AS Lesu

2026-10-17
Harga Emas Antam 16 Oktober 2026 Naik Jadi Rp 2.565.000 per Gram

Harga Emas Antam 16 Oktober 2026 Naik Jadi Rp 2.565.000 per Gram

2026-10-17

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.