• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    Moratorium Izin Perumahan Diperluas, Prospek Bisnis Properti Jabar Tertekan

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    Moratorium Izin Perumahan Diperluas, Prospek Bisnis Properti Jabar Tertekan

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Aroma Pahit Industri Jamu, Laba Produsen \”Tolak Angin\’ Ambles 40 Persen di Kuartal I 2025

Aroma Pahit Industri Jamu, Laba Produsen \”Tolak Angin\’ Ambles 40 Persen di Kuartal I 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-06-30
0

Aroma Pahit Industri Jamu, Laba Produsen \”Tolak Angin\’ Ambles 40 Persen di Kuartal I 2025

wmhg.org – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) harus menelan pil pahit di kuartal pertama 2025. Sang produsen jamu kondang ini mencatatkan penurunan laba bersih yang cukup signifikan, tergerus 40 persen hingga menyentuh angka Rp232,94 miliar berdasarkan laporan keuangan SIDO yang dikutip Selasa (13/5/2025).

Angka ini kontras dengan raihan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang masih perkasa di level Rp390,49 miliar. Imbasnya, laba per saham dasar (EPS) pun ikut terjun bebas ke angka Rp7,77, dari sebelumnya Rp13,02.

Rapor merah ini tak lepas dari merosotnya angka penjualan Sido Muncul. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, perseroan hanya mampu membukukan penjualan sebesar Rp789,1 miliar, menyusut 25,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp1,05 triliun.

Meskipun beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp376,65 miliar dari sebelumnya Rp428,31 miliar, namun penurunan penjualan yang lebih dalam membuat laba kotor terkikis menjadi Rp412,44 miliar, jauh di bawah torehan tahun lalu sebesar Rp625,11 miliar.

Upaya efisiensi yang dilakukan Sido Muncul terlihat pada penurunan beban penjualan dan pemasaran yang menciut tipis menjadi Rp93,86 miliar dari Rp94,8 miliar. Namun, beban umum dan administrasi justru membengkak menjadi Rp42,7 miliar dari Rp38,65 miliar. Kabar baik datang dari beban lain-lain yang menyusut drastis menjadi hanya Rp370 juta dari sebelumnya Rp13,25 miliar. Sayangnya, pendapatan lain-lain pun ikut terkoreksi menjadi Rp10,56 miliar dari Rp13,03 miliar.

Alhasil, laba usaha Sido Muncul pun ikut terperosok menjadi Rp286,08 miliar, jauh di bawah capaian sebelumnya yang mencapai Rp491,43 miliar. Penghasilan keuangan juga mengalami penurunan menjadi Rp10,33 miliar dari Rp11,75 miliar, meskipun biaya keuangan berhasil dipangkas menjadi Rp156 juta dari Rp650 juta.

Kondisi ini berujung pada penurunan laba sebelum beban pajak penghasilan menjadi Rp296,26 miliar dari sebelumnya Rp502,53 miliar, dan akhirnya bermuara pada penyusutan laba tahun berjalan seperti yang telah disebutkan di awal.

Meskipun kinerja laba dan penjualan di kuartal pertama kurang menggembirakan, Sido Muncul masih mencatatkan pertumbuhan pada sisi ekuitas dan aset. Total ekuitas terkumpul tercatat sebesar Rp3,7 triliun, meningkat dari akhir tahun lalu yang sebesar Rp3,48 triliun. Jumlah liabilitas justru mengalami penurunan menjadi Rp388,06 miliar dari Rp451,78 miliar. Sementara itu, total aset terakumulasi mengalami lompatan menjadi Rp4,09 triliun dari posisi akhir 2024 sebesar Rp3,93 triliun.

Pertumbuhan ekuitas dan aset ini bisa menjadi secercah harapan bagi Sido Muncul untuk bangkit di kuartal-kuartal berikutnya. Namun, tantangan untuk mengembalikan tren penjualan dan profitabilitas akan menjadi fokus utama perseroan ke depan. Pasar akan menanti strategi jitu Sido Muncul untuk kembali meracik kinerja keuangan yang lebih berkhasiat di sisa tahun 2025.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dirintis sebagai toko jamu pada tahun 1940. Berpusat di Semarang dan berdiri sebagai perusahaan pada tahun 1975. Produk pertama perusahaan ini adalah Tolak Angin, ramuan jamu yang sampai saat ini masih menjadi andalan, produk paling populer di antara 300 produknya. Memiliki tiga anak perusahaan, yaitu PT Berlico Mulia Farma, PT Muncul Mekar, dan PT Semarang Herbal Indo Plant. Terdapat delapan pabrik dan satu gudang yang berlokasi di Semarang.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Perusahaan Ini Sulap 25 Ton Limbah Logistik untuk Didaur Ulang

Perusahaan Ini Sulap 25 Ton Limbah Logistik untuk Didaur Ulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Top 3: Penumpang Kereta Api Melonjak saat Libur Imlek 2026

Top 3: Penumpang Kereta Api Melonjak saat Libur Imlek 2026

2026-02-18
Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

2025-03-02
Kementerian ESDM Hitung Kuota Impor BBM untuk Swasta

Kementerian ESDM Hitung Kuota Impor BBM untuk Swasta

2025-12-21
Transformasi Kepri Mall, RFI Investasikan Rp 200 Miliar Bangun K SQUARE Batam

Transformasi Kepri Mall, RFI Investasikan Rp 200 Miliar Bangun K SQUARE Batam

2025-12-21
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

2026-02-18
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

2026-02-18
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Februari 2026: Update 9 hingga 24 Karat

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Februari 2026: Update 9 hingga 24 Karat

2026-02-18
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 17 Februari 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 17 Februari 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-02-18

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini 16 Februari 2026 Merosot Rp 14.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 16 Februari 2026 Merosot Rp 14.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-02-18
0
Antrean Beli Emas di JCC Bukan FOMO, tapi Strategi saat Diskon

Antrean Beli Emas di JCC Bukan FOMO, tapi Strategi saat Diskon

2026-02-18
0
Emas jadi Primadona Investasi saat Gejolak Timur Tengah dan Politik AS Memanas

Emas jadi Primadona Investasi saat Gejolak Timur Tengah dan Politik AS Memanas

2026-02-18
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Februari 2026: Termurah Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Februari 2026: Termurah Tembus Level Segini

2026-02-18
0
Industri China Bangkit Usai Tarif Trump, Pabrik dan Pelabuhan Ramai Lagi

Industri China Bangkit Usai Tarif Trump, Pabrik dan Pelabuhan Ramai Lagi

2026-02-18
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

2026-02-18
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

2026-02-18

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.