• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, September 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Ancaman Tarif Trump Meluas ke BRICS Tekan Rupiah di Perdagangan Jumat (31/1)

Ancaman Tarif Trump Meluas ke BRICS Tekan Rupiah di Perdagangan Jumat (31/1)

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-31
0

Ancaman Tarif Trump Meluas ke BRICS Tekan Rupiah di Perdagangan Jumat (31/1)

wmhg.org – JAKARTA. Rupiah melemah di dua hari perdagangan usai libur panjang. Depresiasi rupiah akibat ancaman tarif presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, semakin meluas.

Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi mencermati, pelemahan rupiah di akhir pekan karena investor sedang mempertimbangkan kemungkinan tarif AS. Hal itu bersamaan pula dengan serangkaian perintah eksekutif dan pengumuman kebijakan, dimana Trump mengancam akan mengenakan tarif perdagangan 100% terhadap BRICS atas de-dolarisasi.

Trump mengancam akan mengenakan tarif perdagangan 100% pada kelompok negara BRICS atas upaya mereka untuk menciptakan mata uang mereka sendiri dan menjauh dari dolar. Presiden AS ke-47 itu menuntut komitmen dari BRICS bahwa mereka tidak akan meluncurkan usaha semacam itu.

Sebelumnya, Trump telah mengancam akan mengenakan tarif 25% terhadap ekspor Kanada dan Meksiko ke Amerika Serikat pada 1 Februari 2025, jika kedua negara itu tidak menghentikan pengiriman fentanil melintasi perbatasan AS. Ini membuat investor waspada terhadap perang dagang global yang baru dan Trump diperkirakan menyetujui tarif impor 10% pada Tiongkok.

Di sisi moneter, keputusan Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah menandakan pendekatan yang hati-hati untuk bergerak maju, di tengah tantangan inflasi yang sedang berlangsung di ekonomi terbesar di dunia. Fokus juga tertuju pada data indeks harga PCE utama sebagai pengukur inflasi pilihan the Fed yang akan dirilis akhir pekan ini.

‘’Alhasil, pada perdagangan akhir pekan, mata uang rupiah ditutup melemah 48 point sebelumnya sempat melemah 70 point  di level Rp 16.304 dari penutupan sebelumnya di level Rp.16.256 per dolar AS,’’ kata Ibrahim dalam risetnya, Jumat (31/1).

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menuturkan, rupiah melewati sisa dua hari perdagangan pekan ini dengan kecenderungan melemah, selepas libur panjang. Hal itu sejalan dengan dolar Amerika yang bergerak menguat.

‘’Dolar menguat berkat dukungan pernyataan hawkish the Fed dalam pertemuan FOMC dan ancaman tarif Trump kepada Meksiko dan Kanada yang akan mulai berlaku besok. Sedangkan, tidak ada berita maupun data ekonomi dari internal,’’ jelas Lukman kepada Kontan.co.id, Jumat (31/1).

Mengutip Bloomberg, Jumat (31/1), Rupiah spot ditutup di level Rp 16.304 per dolar AS. Secara mingguan, rupiah melemah sekitar 0,82% dari level akhir pekan lalu. Secara harian, Rupiah spot melemah sekitar 0,30% dari level penutupan kemarin Rp 16.260 per dolar AS.

Sedangkan, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup pada level Rp 16.312 per dolar AS. Rupiah jisdor BI melemah sekitar 0,69% secara mingguan dan melemah 0,32% secara harian.

Menurut Lukman, rupiah di pekan depan akan tergantung pada hasil data inflasi PCE malam ini. Namun berkaca dari hasil jelek dari data pertumbuhan PDB AS yang dirilis semalam, kecil kemungkinan data inflasi ini bisa mendukung rupiah, walaupun lebih lemah.

‘’Kecuali ada perkembangan baru yang positif di akhir pekan dari Trump, maka rupiah diperkirakan masih akan tertekan minggu depan,’’ ujarnya.

Terlebih, lanjut Lukman, investor juga akan menghadapi serentetan data-data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar. Data-data dari AS adalah ISM manufaktur dan service, PMI China manufaktur dan service. Dari internal, data inflasi Indonesia, data pertumbuhan PDB dan cadangan devisa bakal dirilis pekan depan.

Lukman memprediksi, rupiah kemungkinan akan berkisar di Rp 16.200 – Rp 16.500 per dolar AS selama pekan depan. Sementara itu, Ibrahim memperkirakan rilis inflasi PCE malam ini akan melemahkan rupiah di rentang Rp 16.300 – Rp 16.360 per dolar AS untuk perdagangan awal pekan, Senin (3/2).

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Permasalahan Sertifikat Pagar Laut Meluas, Kini Mencapai Subang, Sumenep dan Pesawaran

Permasalahan Sertifikat Pagar Laut Meluas, Kini Mencapai Subang, Sumenep dan Pesawaran

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Perak Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 400

Harga Perak Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 400

2026-08-27
Harga Perak Antam 28 Agustus 2026 Naik Rp 350

Harga Perak Antam 28 Agustus 2026 Naik Rp 350

2026-08-29
Upaya Kementerian PU Menangani Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Jambi

Upaya Kementerian PU Menangani Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Jambi

2026-09-01
Harga Perak Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 400

Harga Perak Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Naik Rp 150

2026-09-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

2026-09-01
Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-09-01
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 31 Agustus 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,6 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 31 Agustus 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,6 Juta

2026-09-01
Simak Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Agustus 2026

Simak Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Agustus 2026

2026-09-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Raksasa Jasa Keuangan Charles Schwab Menambah Solana di Layanan Kripto

Raksasa Jasa Keuangan Charles Schwab Menambah Solana di Layanan Kripto

2026-09-01
0
Harga Kripto 31 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, HYPE Memimpin Koreksi

Harga Kripto 31 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, HYPE Memimpin Koreksi

2026-09-01
0
Dana Kelolaan Bitwise di ETF Solana Tembus Rp 17,7 Triliun

Dana Kelolaan Bitwise di ETF Solana Tembus Rp 17,7 Triliun

2026-09-01
0
3 Sinyal Ini Perlu Diwaspadai Usai Reli Bitcoin Agustus 2026

3 Sinyal Ini Perlu Diwaspadai Usai Reli Bitcoin Agustus 2026

2026-09-01
0
Peter Schiff Kembali Serang Bitcoin: Bukan Aset Nyata

Peter Schiff Kembali Serang Bitcoin: Bukan Aset Nyata

2026-09-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

2026-09-01
Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-09-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.