• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Sulitnya Mengurai Benang Kusut Masalah Gas LPG 3 Kg

Sulitnya Mengurai Benang Kusut Masalah Gas LPG 3 Kg

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-06
0

Sulitnya Mengurai Benang Kusut Masalah Gas LPG 3 Kg

wmhg.org – JAKARTA. Jam baru menunjukan pukul 10.00 pagi, tapi Hendra (36) sudah pasang wajah lelah dengan pertanyaan calon-calon konsumen yang masih mencari-mencari gas melon atau gas LPG 3 kg ke warungnya.

Bukannya tidak bersyukur. Dibandingkan tenaga yang dikeluarkan untuk melayani para konsumen, Hendra jadi lebih repot menjelaskan kondisi warung yang belum kunjung juga dikirimi pasokan gas LPG 3 kg dari pangkalan. Ia Sudah cukup malas sekedar menjawab pertanyaan mengenai harga LPG yang tak kunjung turun.

Hendra setuju-setuju saja kalau disebut sebagai pengecer. Aslinya Hendra juga tidak terlalu paham mengenai sub pangkalan. Apapun itu, asalkan tidak ada tetek bengek terkaiat biaya, dia ikut saja.

Sub pangkalan dengar di berita saja, tapi disini pengecer sih, kata Hendra saat saya temui, di warungnya yang terletak di jalan Kalipasir, Jakarta Pusat, Kamis (06/02).

Waktu ribut-ribut kelangkaan LPG 3 kg itu, Hendra bilang, memang terdapat keterlambatan pasokan dari pangkalan, sampai sekarang pun masih. Biasanya LPG diantarkan 2-3 kali sehari ke warungnya, namun sekarang hanya 1 kali dengan jatah 10-15 tabung perhari.  Kemarin lebih parah, 3 hari sekali, atau 5 hari, katanya.

Hukum ekonomi pun berlaku. Hendra terpaksa menjual gas LPG 3 kg seharga Rp 21.000, bahkan sempat Rp 22.000. Namun ia tidak punya pilihan karena harga dari pangkalan juga sudah tinggi.

Belum turun mbak, dari sananya (pangkalan) juga naik, katanya.

Kebijakan Bahlil akan menyusahkan bagi konsumen, yang kebanyakan rakyat miskin, untuk membeli kebutuhan LPG 3 kg di pangkalan yang jauh dari tempat tinggalnya.

Bahlil beralasan, kebijakan ini dibuat karena banyak pengecer 'nakal' yang menjual gas jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) daerah yang sudah ditentukan. Di lapangan, Bahlil bahkan bilang menemukan LPG 3 kg dijual dengan harga Rp26.000, padahal HET Jakarta ada di angka Rp16.000 untuk harga pangkalan.

Itu (harga LPG) Rp 26.000, kan kamu tau sendiri harganya ada yang Rp 26.000. Sebenarnya rakyat itu mendapatkan harga LPG harusnya maksimal Rp 19.000. Udah paling mahal itu, ungkap Bahlil usai melakukan sidak LPG 3 kg disejumlah pangkalan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (4/2).

Meski begitu, pengamat sekaligus kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Andry Satrio Nugroho mengatakan alasan Bahlil cukup bisa diterima tapi tidak dengan langkah ekstrem yang diambilnya.

Harusnya ada tahap implementasi, kalau tahap peralihan diberikan secara ekstrim, tidak ada transisi, pasti akan memunculkan kelangkaan, katanya saat dihubungi Kontan, Rabu (5/2).

Lalu, ketika sudah ada ribut-ribut di kalangan lapisan bawah, Bahlil 'disentil' oleh DPR. Pada rapat kerja yang berlangsung pada Senin (3/2), Bahlil dihujani banyak pertanyaan terkait kelangkaan LPG, padahal agenda rapat kali itu adalah membahas soal Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN).

Dalam kesempatan itu, akhirnya tercetuslah ide untuk menaikkan status pengecer gas LPG 3 kg menjadi sub pangkalan.

Ide ini kalau dilihat dari sisi hukum, menurut Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI) Sofyano Zakaria, memang didukung  dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2007 yang mengatur tentang penyediaan, pendistribusian, dan penetapan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 Kilogram.

Serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 28 Tahun 2008 soal peraturan tentang harga jual eceran LPG tabung 3 kilogram untuk keperluan rumah tangga dan usaha mikro.

Sebab, kata Sofyano, dalam dua peraturan ini tidak disebutkan soal posisi pengecer sebagai salah satu mata rantai distribusi LPG yang sah.

Pengecer LPG 3 Kg pada dasarnya terbilang Ilegal karena tidak masuk dalam mata rantai distribusi yang sah secara hukum, katanya, Kamis (06/02).

Pengangkatan pengecer sebagai sub pangkalan LPG 3 Kg tambah dia, pada dasarnya memberi kejelasan status hukum kepada pengecer itu sendiri.

Gerak cepat aparat keamanan dalam hal ini kepolisian juga dinantikan, karena perlu adanya sanksi tegas bagi oknum distributor yang terbukti melakukan malpraktik distribusi atau bahkan melakukan pengoplosan.

Kepolisian harus lebih bergigi untuk melakukan law enforcemen, tambahnya.

Sebagai pemilik barang, Tulus juga mengatakan, PT Pertamina  harus tegas untuk memutus kerjasama dengan distributor nakal. Tanpa hal itu maka penyimpangan distribusi dan pelanggaran hak-hak konsumen menengah akan semakin besar.

Mendapatkan gas LPG dengan harga terjangkau adalah hak konsumen yang harus dijamin keberadaannya, ungkapnya.

Terakhir, Bahlil mengatakan terdapat total 370.000 pengecer yang tersebar di Indonesia, yang secar otomatis naik statusnya menjadi sub pangkalan. Dengan ini, para pengecer bisa secara otomatis menjual kembali LPG 3 kg.

Sayangnya, kekeliruan langkah ini masih menimbulkan bekas. Yang pertama, ritme distribusi LPG belum kembali seperti semula. Kedua, harga yang belum kembali normal. Masyarakat masih menunggu keefektifan skema sub pangkalan dan janji dari pemerintah untuk mengembalikan keadaan pasar seperti semula.

Seperti dikatakan Didi, sang penjual ketoprak, Kalau harga sudah naik, pasti susah turun.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Ikuti Arahan Prabowo, Kemensos Pangkas Anggaran: ATK, Perjalanan Dinas, hingga AC

Ikuti Arahan Prabowo, Kemensos Pangkas Anggaran: ATK, Perjalanan Dinas, hingga AC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
IFG Life: Perlindungan Finansial Makin Penting saat Gejolak Ekonomi

IFG Life: Perlindungan Finansial Makin Penting saat Gejolak Ekonomi

2026-05-26
OJK Melirik Sumber Pembiayaan Alternatif untuk Pertumbuhan Ekonomi

OJK Melirik Sumber Pembiayaan Alternatif untuk Pertumbuhan Ekonomi

2026-05-26
Harga Perak Antam Hari Ini 25 Mei 2026 Naik Rp 1.850

Harga Perak Antam Hari Ini 25 Mei 2026 Naik Rp 1.850

2026-05-26
Kementerian ESDM Telah Setujui RKAB Batubara 300 Juta Ton per Maret 2026

Kementerian ESDM Telah Setujui RKAB Batubara 300 Juta Ton per Maret 2026

2026-03-12
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Taspen Bayar Gaji ke-13 Pensiunan ASN 2 Juni 2026, Ini Rinciannya

Taspen Bayar Gaji ke-13 Pensiunan ASN 2 Juni 2026, Ini Rinciannya

2026-05-26
BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Masuk Era Transformasi 5.0

BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Masuk Era Transformasi 5.0

2026-05-26
Bantuan Pangan Beras-Minyak Goreng Diperpanjang hingga Juni 2026

Bantuan Pangan Beras-Minyak Goreng Diperpanjang hingga Juni 2026

2026-05-26
Harga Minyak Anjlok Setelah Komentar Trump soal Negosiasi Iran

Harga Minyak Anjlok Setelah Komentar Trump soal Negosiasi Iran

2026-05-26

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Taspen Bayar Gaji ke-13 Pensiunan ASN 2 Juni 2026, Ini Rinciannya

Taspen Bayar Gaji ke-13 Pensiunan ASN 2 Juni 2026, Ini Rinciannya

2026-05-26
0
BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Masuk Era Transformasi 5.0

BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Masuk Era Transformasi 5.0

2026-05-26
0
Bantuan Pangan Beras-Minyak Goreng Diperpanjang hingga Juni 2026

Bantuan Pangan Beras-Minyak Goreng Diperpanjang hingga Juni 2026

2026-05-26
0
Harga Minyak Anjlok Setelah Komentar Trump soal Negosiasi Iran

Harga Minyak Anjlok Setelah Komentar Trump soal Negosiasi Iran

2026-05-26
0
Harga Minyak dan Gas Diprediksi Masih Tinggi di Eropa

Harga Minyak dan Gas Diprediksi Masih Tinggi di Eropa

2026-05-26
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Taspen Bayar Gaji ke-13 Pensiunan ASN 2 Juni 2026, Ini Rinciannya

Taspen Bayar Gaji ke-13 Pensiunan ASN 2 Juni 2026, Ini Rinciannya

2026-05-26
BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Masuk Era Transformasi 5.0

BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Masuk Era Transformasi 5.0

2026-05-26

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.