• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    Moratorium Izin Perumahan Diperluas, Prospek Bisnis Properti Jabar Tertekan

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

    Moratorium Izin Perumahan Diperluas, Prospek Bisnis Properti Jabar Tertekan

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

    Persaingan Bisnis Bioskop Kelas Premium Semakin Ketat

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Simak Proyek yang Bakal Sokong Kinerja Emiten Grup Merdeka

Simak Proyek yang Bakal Sokong Kinerja Emiten Grup Merdeka

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-12-17
0

Simak Proyek yang Bakal Sokong Kinerja Emiten Grup Merdeka

wmhg.org – JAKARTA. Grup Merdeka optimistis kinerja PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan anak usahanya, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) bakal membaik di sisa tahun ini. MDKA dan MBMA pun masih fokus menggarap sejumlah proyek ekspansi agar bisa tuntas sesuai target.

Head of Corporate Communications Merdeka Copper Gold Tom Malik belum membeberkan secara rinci bagaimana performa top line dan bottom line MDKA dan MBMA hingga kuartal III-2024. Sebab, laporan keuangan periode sembilan bulan kedua emiten tersebut baru akan terbit pada tengah pekan ini.

Laporan keuangan kuartal III-2024 rencananya (rilis) minggu ini, kemungkinan Rabu. Tunggu saja, bocoran (hasilnya) cukup bagus. MDKA dan MBMA setiap tahun punya target, cukup on track, terang Tom dalam Temu Media yang digelar Senin (16/12).

Sebelumnya, MDKA telah menyampaikan kinerja operasional dari sisi produksi dan penjualan tiga komoditas andalannya. Pada komoditas emas, total produksi MDKA hingga kuartal III-2024 mencapai 80.043 ons troi, yang sejalan dengan target produksi tahun ini di rentang 100.000 – 120.000 ons troi.

Pada komoditas nikel, MBMA melalui tambang Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) memacu produksi dengan mencapai rekor sebesar 3,70 juta wet metrick ton (wmt) limonit dan 1,04 juta wmt saprolit pada kuartal III-2024. Meningkat masing-masing sekitar 106% dan 142% dibandingkan kuartal II-2024.

Hingga kuartal III-2024 , produksi limonit mencapai 6,69 juta wmt dan saprolit sebesar 1,93 juta wmt. Sementara itu, total produksi pada fasilitas pengolahan nikel mencapai 33.536 ton pada kuartal III-2024.

Terdiri dari 20.557 ton dalam Nikel Pig Iron (NPI) dan nikel matte kadar rendah (Low Grade Nickel Matte/LGNM) serta 12.979 ton dalam High Grade Nickel Matte (HGNM). Jika di akumulasi, produksi sampai dengan kuartal III-2024 mencapai 63.339 ton NPI dan 38.422 ton LGNM.

Hasil itu masih dalam rentang target produksi NPI sebanyak 80.000 – 85.000 ton dan target 50.000 – 55.000 ton LGNM pada tahun ini. Sedangkan dari komoditas tembaga, produksi MDKA dari Tambang Wetar mencapai 10.483 ton sampai kuartal III-2024. 

Dari kinerja operasional tersebut, MDKA meraup pendapatan senilai US$ 574,9 juta pada kuartal III-2024. Jika di akumulasi dalam periode sembilan bulan, MDKA meraup pendapatan sebesar US$ 1,67 miliar. 

Sementara itu, MBMA meraup pendapatan sebesar US$ 1,37 miliar sampai kuartal III-2024. Sebagai gambaran, jika dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan MDKA dan MBMA masing-masing mengalami pertumbuhan 42,73% dan 57,69%.

Tom mengamini, pergerakan harga komoditas global memengaruhi kinerja MDKA dan MBMA. Contohnya komoditas emas yang pada tahun ini mengalami lonjakan harga. Adapun, harga jual rata-rata emas MDKA berada di level US$ 2.406 per ons troi..

Di tengah dinamika harga komoditas global, Tom menegaskan Grup Merdeka akan fokus mengejar produksi sesuai target di sisa tahun ini.

Harga emas tinggi kan bukan berarti kami bisa nge-gas produksi. Tergantung dari izin dan kapasitas terpasang. Jadi (produksi) nggak bisa ditambah dengan cepat, ungkap Tom.

Pada saat yang sama, kedua emiten yang terafiliasi dengan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dan Garibaldi Boy Thohir ini sedang menggarap sejumlah proyek ekspansi. Chief External Affairs Merdeka Copper Gold Boyke Poerbaya Abidin tiga proyek besar yang sedang digarap oleh Grup Merdeka.

Meliputi Proyek Emas Pani, Proyek Tembaga Tujuh Bukit dan ekspansi nikel melalui MBMA. Pada Proyek Emas Pani, Boyke mengungkapkan proyek yang berlokasi di Gorontalo tersebut masih sesuai target untuk memulai produksi pada awal tahun 2026.

Fokus menyelesaikan konstruksi sampai akhir tahun 2025, dan produksi emas pertama direncanakan pada awal 2026. Sampai sekarang berjalan sesuai rencana, ungkap Boyke.

Mengandung lebih dari 6,9 juta ons troi emas, MDKA akan menambang Pani secara bertahap hingga bisa mencapai tingkat produksi puncak di level 500.000 ons troi emas per tahun. Pada tahap awal, MDKA menargetkan produksi emas sekitar 150.000 ons troi pada tahun 2026 dan 300.000 ons troi di tahun-tahun berikutnya.

Berlanjut ke proyek tembaga Tujuh Bukit, Tom mengungkapkan proses study masih terus berlanjut. Tom bilang, proyek tambang bawah tanah yang berlokasi di Banyuwangi ini memerlukan persiapan yang matang karena memiliki kompleksitas tinggi.

Bahkan kedalaman pertamanya sudah di bawah permukaan laut. Jadi banyak study yang perlu dilakukan untuk memastikan secara ekonomis, keselamatan dan biaya yang masuk akal, kata Tom.

Sementara dari komoditas nikel, MBMA melalui PT Meiming New Energy Material tengah melaksanakan commissioning pabrik High Pressure Acid Leach (HPAL) berkapasitas 25.000 ton per tahun yang berlokasi di Kawasan Industri milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). 

Proses commissioning pabrik HPAL PT Meiming saat ini masih memanfaatkan fasilitas Feed Preparation Plant (FPP) yang ada di IMIP. Nantinya, pabrik HPAL akan beralih memanfaatkan fasilitas FPP di tambang nikel milik anak usaha MBMA, yakni SCM setelah selesai dibangun pada pertengahan 2025.

Pada proyek lainnya, proses commissioning pabrik asam sulfat (Acid, Iron, Metals atau AIM) yang dioperasikan oleh PT Merdeka Tsingshan Indonesia masih berjalan. Commissioning Train 1 telah menghasilkan 77.555 ton asam sulfa.

Kemudian Train 2 telah menjalani commissioning pada bulan September 2024 dan menghasilkan 4.478 ton asam sulfat. Selain itu, pembangunan pabrik katoda tembaga juga memasuki tahap akhir. Beberapa bagian dan peralatan produksi telah mulai memasuki fase commissioning selama kuartal ini.

Sedangkan pembangunan pabrik HPAL PT ESG New Energy Material telah mencapai 85%. Commissioning untuk Train A dengan kapasitas 20.000 ton per tahun ditargetkan dimulai pada akhir 2024. Sementara Train B yang akan menambah kapasitas 10.000 ton per tahun diperkirakan akan menyusul pada paruh pertama 2025.

  MDKA Chart by TradingView

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Kaleidoskop 2024: Kaesang Lolos Kasus Jet, Tom Lembong Dibui hingga Licinnya Buronan Harun Masiku

Kaleidoskop 2024: Kaesang Lolos Kasus Jet, Tom Lembong Dibui hingga Licinnya Buronan Harun Masiku

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Top 3: Penumpang Kereta Api Melonjak saat Libur Imlek 2026

Top 3: Penumpang Kereta Api Melonjak saat Libur Imlek 2026

2026-02-18
Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

2025-03-02
Kementerian ESDM Hitung Kuota Impor BBM untuk Swasta

Kementerian ESDM Hitung Kuota Impor BBM untuk Swasta

2025-12-21
Transformasi Kepri Mall, RFI Investasikan Rp 200 Miliar Bangun K SQUARE Batam

Transformasi Kepri Mall, RFI Investasikan Rp 200 Miliar Bangun K SQUARE Batam

2025-12-21
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

2026-02-18
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

2026-02-18
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Februari 2026: Update 9 hingga 24 Karat

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Februari 2026: Update 9 hingga 24 Karat

2026-02-18
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 17 Februari 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 17 Februari 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-02-18

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini 16 Februari 2026 Merosot Rp 14.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 16 Februari 2026 Merosot Rp 14.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-02-18
0
Antrean Beli Emas di JCC Bukan FOMO, tapi Strategi saat Diskon

Antrean Beli Emas di JCC Bukan FOMO, tapi Strategi saat Diskon

2026-02-18
0
Emas jadi Primadona Investasi saat Gejolak Timur Tengah dan Politik AS Memanas

Emas jadi Primadona Investasi saat Gejolak Timur Tengah dan Politik AS Memanas

2026-02-18
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Februari 2026: Termurah Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Februari 2026: Termurah Tembus Level Segini

2026-02-18
0
Industri China Bangkit Usai Tarif Trump, Pabrik dan Pelabuhan Ramai Lagi

Industri China Bangkit Usai Tarif Trump, Pabrik dan Pelabuhan Ramai Lagi

2026-02-18
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun Rp 10.000

2026-02-18
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Turun Lagi, Momen Beli saat Imlek

2026-02-18

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.