• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Pasar Lesu, Target Penjualan Mobil Nasional Sulit Dicapai

Pasar Lesu, Target Penjualan Mobil Nasional Sulit Dicapai

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-09
0

Pasar Lesu, Target Penjualan Mobil Nasional Sulit Dicapai

wmhg.org – JAKARTA. Tekanan di pasar otomotif Indonesia belum kunjung reda. Terbukti, awal semester II-2024 kinerja penjualan mobil nasional kembali turun. Targe penjualan mobil nasional tahun ini pun terancam meleset.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke diler) mobil nasional turun 17,5% year on year (yoy) menjadi 484.236 unit pada Januari-Juli 2024. Pada saat yang sama, penjualan retail (diler ke konsumen) juga terkoreksi 12,2% yoy menjadi 508.050 unit.

Secara bulanan, penjualan wholesales mobil nasional juga berkurang 0,6% month ton month (mtm) menjadi 74.160 unit pada Juli 2024. Di sisi lain, penjualan retail mobil nasional pada Juli lalu naik 7,6 mtm menjadi 75.609 unit.

Ketidakstabilan ekonomi nasional cukup berdampak pada tren penjualan mobil nasional. Asal tahu saja, pertumbuhan ekonomi RI melambat di level 5,05% yoy pada kuartal II-2024. Daya beli masyarakat pun cenderung lesu selama 2024 berjalan, terutama bagi kelas menengah.

Ditambah lagi, suku bunga acuan masih cukup tinggi dan lembaga pembiayaan cenderung hati-hati menyalurkan kredit kendaraan bermotor.

Keberadaan GIIAS 2024 pun tidak begitu menolong kinerja pasar mobil nasional. Padahal, pameran otomotif terbesar itu mampu mencatatkan penjualan 34.887 unit kendaraan bermotor roda empat dan roda dua, lebih tinggi dari edisi sebelumnya yaitu 27.541 unit.

Revisi target penjualan

Dengan hasil ini, peluang industri mobil nasional untuk mencatatkan penjualan 1,1 juta unit pada 2024 makin sulit tercapai. Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyampaikan, pihaknya akan melakukan pembahasan dengan para agen pemegang merek (APM) terkait kondisi terkini industri otomotif dalam negeri.

Setelah itu, baru kami sepakati revisi proyeksi penjualan mobil di tahun 2024, kata dia, Jumat (9/8).

Toyota masih merajai pasar otomotif Indonesia dengan penjualan retail sebanyak 166.423 unit hingga Juli 2024 atau berkurang 8,93% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy menyampaikan, model-model MPV seperti Kijang Innova, Avanza-Veloz, dan Calya masih mendominasi penjualan Toyota hingga saat ini.

Pihak Toyota tentu kondisi pasar otomotif bisa membaik pada sisa semester II-2024. Toyota terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang menjadi bagian rantai pasok industri otomotif, termasuk diler dan financing. Merek asal Jepang ini tidak hanya fokus pada penyediaan produk, melainkan juga memperkuat paket penjualan dan layanan purnajual.

Selain itu, jika memang mendesak untuk menyesuaikan harga jual produk, Toyota akan mengarahkan kebijakan tersebut pada model-model completely built up (CBU) dengan volume penjualan kecil. Kami ingin menjaga stabilitas harga pada model dengan penjualan tinggi, kata dia, Jumat (9/8).

Daihatsu juga mengalami penurunan penjualan retail 12,44% yoy menjadi 103.223 unit hingga Juli 2024. Penjualan Daihatsu didominasi oleh model Sigra yang memiliki pangsa pasar 60% di segmen LCGC MPV serta Granmax PU yang memiliki pangsa pasar 56%.

Kami tetap fokus memenuhi kebutuhan konsumen, khususnya pembeli pertama dan menyediakan berbagai kemudahan untuk memiliki kendaraan Daihatsu, jelas Marketing Director & Corporate Planning Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, Jumat (9/8).

Pengamat Otomotif, Bebin Djuana menilai, pemerintah mesti mengambil tindakan untuk menyelamatkan industri otomotif nasional. Dia juga menyebut, pemerintah perlu mempertimbangkan relaksasi PPnBM untuk mobil hybrid, alih-alih melakukan kenaikan pajak mobil tersebut. Sebab, penjualan mobil hybrid sebenarnya cukup positif dan segmen ini bisa diandalkan untuk mengejar ketertinggalan target penjualan mobil secara keseluruhan.

Di segmen mobil hybrid, konsumen masih mampu dan mau melakukan pembelian, sedangkan produsen yang bermain di segmen ini terbiasa memproduksi dalam jumlah besar, pungkas dia, 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Asuransi dan Pinjol Wajib Laporkan Data Nasabah ke SLIK

Asuransi dan Pinjol Wajib Laporkan Data Nasabah ke SLIK

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Ini 21 Daftar Koperasi yang Jalankan Kegiatan di Sektor Jasa Keuangan

Ini 21 Daftar Koperasi yang Jalankan Kegiatan di Sektor Jasa Keuangan

2025-01-16
Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

2025-09-12
Kurs Dolar AS Perkasa, Rupiah Dibuka Loyo Hari Ini 17 November 2025

Kurs Dolar AS Perkasa, Rupiah Dibuka Loyo Hari Ini 17 November 2025

2025-11-18
Bea Cukai Luncurkan Kampanye "STOP-CEK-LAPOR", Terima 7.219 Laporan Penipuan

Bea Cukai Luncurkan Kampanye "STOP-CEK-LAPOR", Terima 7.219 Laporan Penipuan

2025-12-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.