• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Pasar Investasi Properti di Bali Semakin Menggeliat

Pasar Investasi Properti di Bali Semakin Menggeliat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-18
0

Pasar Investasi Properti di Bali Semakin Menggeliat

wmhg.org – JAKARTA. Industri properti di Bali semakin menunjukkan geliat pasca pandemi Covid-19. Tren minat investasi properti dari warga asing di Pulau Dewata tersebut mengalami peningkatan pasca pandemi. Bali tak lagi hanya dilirik sebagai rumah kedua untuk tujuan berlibur, tetapi sudah menjadi tujuan investasi.

Salah satu buktinya, hunian vila premium sebanyak 40 unit yang dikembangkan OXO Group Indonesia di wilayah Nyanyi, Bali, ludes terjual hanya dalam satu hari pada grand launching pada 8 Juni 2024 lalu. Sekitar 80% unit yang ditawarkan diborong pembeli asing dari banyak negara.

Vila premium bertajuk Oxo The Residence itu menawarkan unit dengan luas bangunan mulai 193 meter persegi (m²) hingga 293 m² dan luas tanah mulai 300 m² sampai 643 m². Harganya dibanderol mulai Rp 8 miliar hingga Rp 16 miliar.

Prisca Edwards, Founder dan CEO Investera Pty Ltd menjelaskan, ada banyak faktor yang membuat orang asing semakin tertarik membeli properti di Bali pasca pandemi. Pertama, mereka mulai sadar bahwa yield investasi properti di Bali lebih bagus seiring harga tanah yang semakin mahal.

“Sehingga yang tadinya foreigner hanya menjadikan Bali untuk tujuan jalan-jalan, kini sudah dilirik sebagai tujuan investasi,” kata dia saat ditemui Kontan.co.id, baru-baru ini.

Kedua, pemerintah telah memperlonggar aturan kepemilikan properti bagi warga negara asing (WNA). Kemudahan tersebut di antaranya WNA yang sudah punya paspor dan visa tidak perlu pakai kartu izin tinggal tetap/terbatas (Kitas/Kitab) untuk membeli hunian.

Selain itu, WNA bisa membeli rumah dengan harga minimal Rp 5 miliar di Bali dengan status hak guna bangunan (HGB) yang berlaku selama 30 tahun dan dapat diperpanjang dua kali yakni 20 tahun lagi dan 30 tahun.

Faktor ketiga, kata Prisca, budaya yang kuat dan juga keramahan masyarakat Bali turut mendorong minat asing berinvestasi di Bali.

Ke depan, ia melihat daya tarik Bali sebagai tujuan investasi properti akan semakin kuat seiring berkembangnya komunitas kripto di Bali. “Kripto ke depan kemungkinan bisa menjadi alat bayar untuk pembelian properti,” imbuh Priska.

Senada, Okie, CEO Greenwoods Group, menilai prospek properti di Bali menjanjikan. Namun, menurutnya, proyek-proyek yang diminati pasar atau investor adalah proyek skala kecil tetapi memiliki value yang tinggi. “Orang datang ke Bali mencari yang butik-butik, bukan kawasan proyek besar,” ujarnya.

Okie memperkirakan pasar properti di Bali bisa semakin menggeliat jika WNA diberikan kemudahan membeli properti dengan menggunakan kredit kepemilikan rumah (KPR). Ia menyebut, kelonggaran KPR ini yang paling ditunggu-tunggu WNA saat Greenwoods mengikuti berbagai pameran properti di luar negeri.

Saat ini, Greenwoods Group tengah melakukan uji coba pemberian fasilitas KPR bagi WNA dengan beberapa bank syariah, seperti Permata Syariah dan OCBC NISP Syariah.

Strategi Pemasaran Properti

Menurut Prisca, semua proyek pada dasarnya bisa dipasarkan, asalkan tahu kelebihan proyek yang dijual dan juga target pasar yang dibidik. Namun, khusus wilayah Bali, ia membenarkan bahwa memasarkan proyek skala besar tidak mudah.

Oleh karena itu, ia tidak bersedia menerima tawaran dari pengembang untuk memasarkan proyek properti skala besar. Dalam menggarap pasar properti Bali, kata dia, Investera hadir sebagai master agent.

Kesuksesan penjualan OXO The Residences yang ludes dalam sehari ternyata tak lepas dari campur tangan Investera Pty Ltd, master agent yang menangani proyek tersebut. Konsepnya, Investera hanya menangani project marketing dan penjualan seluruh proyek yang diluncurkan pengembang.

Namun, Prisca menambahkan, dalam perjalanannya, master agent bisa saja bekerja sama dengan agen properti lain untuk membantu penjualan proyek properti satu pengembang tertentu.

Dia menjelaskan, penggunaan jasa master agent jamak digunakan di negara-negara lain. Di Australia misalnya, saat ini terdapat lima master agent besar yang mengurus penjualan proyek-proyek properti pengembang.

Hanya saja, di Indonesia, ia belum melihat konsep itu diimplementasikan. Menurutnya, kemungkinan penyebabnya karena biaya yang dikeluarkan pengembang untuk bayar gaji karyawan masih tergolong rendah. Sehingga, pengembang memilih membentuk tim penjualan in-house.

Namun, menurutnya, membentuk tim sales in-house juga banyak tantangannya. Pasalnya, pengembang harus melakukan training tenaga penjual. Sementara potensi keluar masuk karyawan juga pasti tinggi.

Setelah kesuksesannya memasarkan Oxo The Residence, Investera telah mendapatkan tawaran dari delapan pengembang untuk menggunakan jasa master agentnya yang berlokasi di Ubud, Sanur, Uluwatu, Nyanyi, dan Canggu. “Tawaran itu membuat saya semakin yakin dengan prospek pasar properti di Bali,” pungkas Prisca.

Sebagai informasi, Investera merupakan perusahaan master agent dan manajemen properti yang berbasis di Sydney. Prisca mendirikan perusahaan ini setelah menimba banyak pengalaman dalam mengembangkan Crown Group di Australia bersama pengusaha Iwan Sunito. Investera saat ini telah mengelola property management di Sydney bernilai total 25 juta AUD dan ditargetkan bisa mencapai 1 miliar AUD dalam lima tahun mendatang

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Janji Tak Mangkir Lagi! Hasto Kristiyanto akan Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Suap DJKA

Janji Tak Mangkir Lagi! Hasto Kristiyanto akan Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Suap DJKA

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

2025-03-02
Mengunjungi Kawasan Industri Terpadu Batang yang Bakal Diresmikan Jokowi Hari Ini

Mengunjungi Kawasan Industri Terpadu Batang yang Bakal Diresmikan Jokowi Hari Ini

2024-07-26
Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

2025-06-17
Profil Ajaib Sekuritas dan Sosok Pemiliknya, Viral Dugaan Penagihan Nasabah Rp1,8 M

Profil Ajaib Sekuritas dan Sosok Pemiliknya, Viral Dugaan Penagihan Nasabah Rp1,8 M

2025-08-10
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
0
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.