• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Mengapa Penerapan BBM Standar Euro 4 Terlambat? Inilah Penjelasannya

Mengapa Penerapan BBM Standar Euro 4 Terlambat? Inilah Penjelasannya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-10
0

Mengapa Penerapan BBM Standar Euro 4 Terlambat? Inilah Penjelasannya

wmhg.org – JAKARTA. Penerapan standar Bahan Bakar Minyak (BBM) rendah sulfur dengan kualitas Euro 4 secara menyeluruh di Indonesia baru akan dimulai pada tahun 2028, tepatnya di kuartal ketiga. 

Hal ini disampaikan oleh Senior Vice President Business Development PT Pertamina (Persero), Wisnu M. Santoso, yang menyatakan bahwa target tersebut berlaku untuk semua jenis bahan bakar, baik solar maupun bensin.

Kami menargetkan tahun 2028, pada triwulan ketiga, walaupun agak terlambat, namun kami terus berjuang untuk mencapainya. Kami juga berharap dukungan dari pemerintah agar target ini tercapai, sehingga pada saat itu seluruh bahan bakar, baik solar maupun bensin, sudah bisa memenuhi standar Euro 4, ujar Wisnu dalam paparannya pada acara Multi Stakeholder Consultation Meeting Persiapan Pasokan BBM untuk Penerapan BBM Euro 4, Jumat (9/8).

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan Indonesia dalam mencapai standar Euro 4 sudah berlangsung cukup lama. 

Sejak tahun 2012, bahkan sebelumnya di tahun 2010, kita sudah berupaya untuk mencapai standar Euro 2. Secara bertahap, kita sekarang menuju Euro 4, meskipun jika dibandingkan dengan negara-negara maju, kita masih tertinggal. Di Eropa sendiri, mereka sudah mulai menerapkan standar Euro 6, jelasnya.

Wisnu menekankan bahwa Pertamina harus terlebih dahulu memastikan pasokan yang memadai sebelum dapat menerapkan standar Euro 4 sepenuhnya. Saat ini, hanya kilang Balongan atau Refinery Unit (RU) 6 di Indramayu, Jawa Barat, yang sudah mampu menyediakan solar dengan standar Euro 4.

Saat ini, kami memiliki quick win, di mana kilang Balongan sudah dilengkapi dengan unit pengolahan diesel hydrotreater yang bisa diaktifkan untuk menghasilkan bahan bakar solar dengan standar Euro 4, ungkap Wisnu.

Untuk mendukung pasokan dari kilang Balongan, Wisnu juga mengungkapkan bahwa Pertamina sedang melakukan konstruksi guna meningkatkan kapasitas kilang RU5 di Balikpapan.

Kami mulai sejak tahun 2020, saat itu kami menyadari bahwa standar kilang RU5 di Balikpapan masih sangat rendah. Oleh karena itu, kami telah melakukan proses upgrading dan sudah menginvestasikan lebih dari US$ 5 miliar. Insya Allah kilang Balikpapan ini akan mulai beroperasi pada triwulan ketiga tahun 2025, tambahnya.

Selain kilang Balikpapan, Wisnu menjelaskan bahwa Pertamina juga akan melakukan peningkatan pada kilang PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI), RU 4 kilang Cilacap, dan RU 2 kilang Dumai.

Selanjutnya, kami akan melakukan upgrade pada kilang TPPI di Tuban dengan kapasitas kondensat splitter sekitar 100 ribu barel per hari. Selain itu, kilang Cilacap juga akan diperluas kapasitas diesel hydrotreater-nya, begitu pula kilang Dumai, jelasnya.

Wisnu juga menyebut bahwa peningkatan kapasitas di beberapa kilang tersebut akan menambah beban anggaran Pertamina. 

Dari estimasi awal, nilai capex atau anggaran belanja tambahan ini bisa mencapai hampir US$ 2 miliar, katanya.

Sebagai tambahan, Wisnu menjelaskan bahwa BBM dengan standar Euro 4 sebenarnya sudah tersedia untuk produk-produk non-subsidi yang menyasar segmen kelas menengah ke atas.

Untuk BBM berkualitas tinggi yang tidak termasuk kategori subsidi, kami sudah menggunakan standar Euro 4. Ini berlaku untuk produk seperti Pertadex, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95, dengan kandungan sulfur dan emisi yang maksimal di bawah 50 ppm, tutup Wisnu.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mandiri Agen Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Masyarakat di Wilayah 3T

Mandiri Agen Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Masyarakat di Wilayah 3T

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

2025-07-22
Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

2025-10-03
Batas Akhir Lapor SPT, Coretax Justru Tak Bisa Diakses

Batas Akhir Lapor SPT, Coretax Justru Tak Bisa Diakses

2026-05-01
Pasar Pantau Perang Ukraina-Rusia, Dow Futures Melemah Tipis

Pasar Pantau Perang Ukraina-Rusia, Dow Futures Melemah Tipis

2022-03-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.