Jakarta – PT Mentaya Sawit Mas dan PT Karunia Kencana Permai, Wilmar Group, mengoperasikan dua kawasan High Conservation Value (HCV) seluas 5.211 hektare (ha) sebagai sekolah alam. Inisiatif ini bertujuan menumbuhkan kepedulian pelajar terhadap hutan dan kelestarian lingkungan.
Melalui program ini, Wilmar menyediakan berbagai fasilitas dan aktivitas edukatif di kawasan Eco Trail HCV, seperti pengenalan tumbuhan dan satwa liar dilindungi, edukasi nilai-nilai konservasi, serta kegiatan survival ringan seperti berjalan di sepanjang jungle track. Para siswa juga diajak mengimplementasikan pelajaran sekolah secara langsung di alam terbuka.
BACA JUGA:Komisi IV: Fungsi Hutan dengan Alasan Apapun Tak Boleh Diubah
BACA JUGA:Hashim Djojohadikusumo: Ratusan Tambang Ilegal Dibekingi Orang Kuat
BACA JUGA:Cegah Longsor, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Dorong Dataran Tinggi jadi Kawasan Hutan
“Inisiatif ini bertujuan agar siswa mendapatkan pengalaman dan belajar langsung tentang alam,” ujar Manager HCV Wilmar Central Kalimantan Project Moch Dasrial dalam keterangan tertulis, Senin (9/2/2026).
Program edukasi ini mulai dijalankan sejak 2021. Selama 2023-2025, kegiatan ini telah diikuti oleh 1.380 siswa. Mulai 2024, perusahaan menggandeng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah untuk memperkaya kegiatan, dengan pendampingan langsung dari penyuluh BKSDA.
Para siswa diperkenalkan lebih dalam pada fungsi kawasan konservasi, jenis-jenis flora dan fauna dilindungi, serta ancaman terhadap ekosistem hutan.
Dasrial menjelaskan, satwa yang diperkenalkan meliputi orangutan, buaya muara, rangkong, rusa sambar, dan berbagai satwa liar lainnya. mereka juga diajak memahami ancaman perburuan dan pembukaan lahan terhadap kelestarian habitat. “Sesi ini menjadi pembuka wawasan, khususnya bagi siswa SD yang baru pertama kali mengunjungi kawasan konservasi,” katanya.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
/2023/10/03/751263426.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)