Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara spasial pertumbuhan ekonomi tertinggi berada di wilayah Sulawesi pada tahun 2025, yakni mencapai 6,23 persen.
Pertumbuhan ekonomi di pulau Jawa dan Sulawesi tumbuh diatas pertumbuhan ekonomi nasional, dimana wilayah pulau Jawa tumbuh 5,30 persen, dan wilayah pulau Sulawesi tumbuh 6,23 persen, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers BPS, Kamis (5/2/2026).
BACA JUGA:Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kita Lebih Tinggi dari China dan Uni Eropa
BACA JUGA:BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus Segini di 2026
BACA JUGA:Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,1%, Menko Airlangga Sebut Lebih Baik Ketimbang Negara Lain
Selanjutnya, setelah Sulawesi dan Jawa, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara diangka 4,87 persen, lalu di wilayah Sumatera 4,81 persen, Kalimantan 4,79 persen, dan Maluku serta Papua tumbuh 1,44 persen.
Lebih lanjut, Amalia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi tetap tumbuh disetiap pulau, dan kontribusi pulau Jawa terhadap PDB 56,93 persen.
Kemudian, diikuti oleh pulau Sumatera sebesar 22,22 persen, pulau Kalimantan kontribusinya terhadap PDB sebear 8,12 persen, pulau Sulawesi kontribusinya 7,22 persen, Bali dan Nusra kontribusinya 2,82 persen, dan Maluku Papua kontribusi terhadap PDB sebesar 2,69 persen.
/2025/04/14/1991479611.jpg)
/2023/09/15/1558146208.jpg)
/2023/03/14/1404358099.jpg)
/2026/01/04/283031676.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3005833/original/005389400_1577346189-20191226-Proyeksi-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-2020-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4732115/original/070853200_1706779283-fotor-ai-20240201161614.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282584/original/016584500_1672910854-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4415626/original/066722200_1683210359-Ilustrasi_Insurance2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518751/original/003592100_1772517691-WhatsApp_Image_2026-03-03_at_09.08.36.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425362/original/007919200_1764223394-1000162799.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2821498/original/088849100_1559457238-20190602-Sosoro-Merak-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482123/original/088045400_1769161319-young-asian-man-using-mobile-phone-playing-video-games-television-living-room-male-feeling-happy-using-relax-time-lying-sofa-home-men-play-games-relax-home.jpg)