Jakarta – Ketegangan geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel mulai memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas ekonomi global. Otoritas sektor keuangan (OJK) pun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak lanjutan yang dapat merembet ke dalam negeri.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa eskalasi konflik tersebut berpotensi menimbulkan tekanan melalui sejumlah jalur transmisi utama yang dapat memengaruhi sektor keuangan nasional.
BACA JUGA:Permudah Akses 3 Juta Rumah, OJK Siapkan Kebijakan Khusus Skor Kredit SLIK
BACA JUGA:OJK Rilis Panduan Media Sosial Perbankan, Perkuat Tata Kelola dan Reputasi Digital
BACA JUGA:SLIK Jadi Kendala Rumah Subsidi, Maruarar Sirait Diskusi dengan OJK
Salah satu kanal utama yang diwaspadai adalah financial market channel atau jalur pasar keuangan. Kanal kedua yang menjadi perhatian adalah kenaikan harga energi. Selain itu, kanal ketiga yang diidentifikasi adalah direct channel melalui eksposur perdagangan dan investasi.
Mengingat eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat-Israel berpotensi meningkatkan transmisi ke sektor keuangan melalui tiga kanal utama, yaitu financial market channel, kenaikan harga energi dan direct channel di dalam trade dan investment eksposure, kata Friderica dalam RDKB Maret 2026, Senin (6/4/2026).
Menghadapi tiga kanal risiko tersebut, OJK mendorong seluruh lembaga jasa keuangan untuk melakukan asesmen lanjutan secara forward looking. Penguatan manajemen risiko, kecukupan likuiditas, serta permodalan menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan sektor keuangan.
OJK mendorong lembaga jasa keuangan untuk melakukan assesmen lanjutan secara forward looking dan tentunya memperkuat langkah antisipasif termasuk melalui penguatan manajemen resiko, mencermati secara intensif, serta menjaga kecukupan likuiditas dan juga permodalan, ujarnya.

/2024/03/03/1059739962.jpg)
/2025/04/03/680313798.jpg)
/2025/12/19/2033941622.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418558/original/027024300_1763622046-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535731/original/078512200_1774100471-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-21_Maret_2026b.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4989211/original/076237300_1730628007-20241103-Polusi_Pakistan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3325766/original/009709700_1608119114-20201216-Pemprov-DKI-Segera-Berlakukan-WFH-hingga-75-Persen-FANANI-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546918/original/056754100_1775386026-IMG-20260405-WA0013.jpg)