Jakarta – Deretan rumah berdinding papan berwarna krem dengan atap seng tampak berjajar rapi di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Pot-pot tanaman menghiasi teras dan jalan setapak di antara bangunan, menciptakan suasana hangat di tengah keterbatasan.
Hunian tersebut merupakan hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah bagi warga terdampak banjir bandang yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025. Nagari Salareh Aia menjadi salah satu kawasan paling parah terdampak bencana, dengan banyak rumah rusak berat hingga rata dengan tanah.
BACA JUGA:Tidak Benar Prabowo Abaikan Keamanan Palestina, Ini Faktanya
BACA JUGA:Material Sudah Siap, Jembatan Bailey Bakal Buka Akses Jalan-jalan Utama di Aceh
BACA JUGA:Jembatan Gantung Tak Lama Lagi Menyambungkan Kembali Desa Terisolasi di Aceh
Pasca-bencana, pemerintah bergerak cepat membangun huntara berukuran 3×6 meter sebagai tempat tinggal sementara bagi setiap keluarga. Huntara ini dirancang agar warga memiliki ruang aman untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari sembari menunggu hunian tetap.
Setiap unit huntara telah dilengkapi berbagai kebutuhan dasar, mulai dari kasur, bantal, kipas angin, kompor gas, hingga peralatan kebersihan. Bantuan makanan dan minuman juga disalurkan, sementara aliran listrik telah menjangkau seluruh kawasan huntara.
Sebanyak 117 unit huntara yang telah rampung kini mulai dihuni warga. Aktivitas perlahan kembali terlihat, menandai fase awal pemulihan kehidupan masyarakat pascabanjir bandang.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2025/05/07/1326608290.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4327789/original/061332100_1676625737-FOTO.jpg)

/2025/06/10/630542136.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5514161/original/038103600_1772082342-Direktur_Utama_BRI_Hery__Gunardi-26_februari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375853/original/035596900_1680074819-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4777602/original/096775800_1710842270-20240319-Penukaran_Uang-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805341/original/055600100_1713432002-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5514734/original/091258300_1772103350-Warteg_Gratis_Alfamart.jpg)