Jakarta – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan resmi disetujui DPR RI untuk disahkan menjadi undang-undang. Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna Ke-9 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Persetujuan ini sekaligus menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023 tertanggal 31 Oktober 2024, yang memerintahkan pemisahan aturan ketenagakerjaan dari UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dengan batas waktu maksimal dua tahun hingga 31 Oktober 2026.
BACA JUGA:BSU 2026 Cair Rp 900.000 Sekaligus, Kapan Dibayar dan Siapa yang Dapat?
BACA JUGA:Pelatihan Vokasi Kemnaker Batch 6 Dibuka, Cek Jadwal Lengkapnya
BACA JUGA:UU Pekerja Rumah Tangga Berlaku, Kemnaker Siapkan Peta Jalan Tata Kelola
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, RUU Ketenagakerjaan ini menghadirkan 13 ketentuan baru yang dirancang untuk memperkuat perlindungan hak pekerja agar lebih berkeadilan.
RUU Ketenagakerjaan mengatur (13 ketentuan) hal baru, kata Yassierli dikutip Antara, Selasa (6/10/2026).
/2022/10/20/1604525335.jpg)
/2025/01/30/132458517.jpg)
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2026/03/12/473856549.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/922189/original/061254600_1436330199-tol-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328650/original/075500600_1787203805-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366524/original/035133300_1791270016-publikasi_1791268143_6ac4952fc6f65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366563/original/015256400_1791271303-airlangga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366558/original/085954400_1791271035-WhatsApp_Image_2026-10-06_at_10.39.41.jpeg)