Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi isu mengenai utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) yang disebut-sebut akan dibayar menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Isu tersebut sebelumnya disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Purbaya menyatakan belum dapat memastikan skema pelunasan utang tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan APBN. Ia menegaskan perlu membahasnya lebih lanjut dengan para pemangku kepentingan terkait sebelum mengambil kesimpulan.
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi 6%, Keluar dari Kutukan 5%
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Kaji Lagi Insentif Mobil Listrik
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Kaji Anggaran MBG, Bakal Kena Pangkas?
Saya belum tanya tuh masalah itu. Seingat saya sih masih 50-50 tapi saya akan diskusikan, katanya kepada wartawan di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).
Selain itu, Purbaya mengaku belum menerima undangan untuk terlibat dalam proses negosiasi penyelesaian utang Whoosh yang rencananya akan dilakukan di China. Sebagai gambaran, kewajiban pembayaran utang proyek kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut mencapai sekitar Rp 1,2 triliun per tahun.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kewajiban utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) akan dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah menyatakan komitmennya untuk menanggung pembayaran utang proyek tersebut yang nilainya mencapai Rp 1,2 triliun setiap tahun.
“Iya (bayar utang Whoosh pakai APBN),” kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, berdasarkan laporan rapat terakhir yang diterima pihak Istana, skema pembayaran utang tersebut masih berada dalam tahap pembahasan teknis. Proses negosiasi penyelesaiannya direncanakan akan dipimpin oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani.
/2025/12/18/267412546.jpg)
/2023/01/26/1223196991.jpg)
/2025/12/18/787809557.jpg)
/2017/09/13/873422372.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1030889/original/091943700_1445597635-20151023-Penjual-Daging-Sapi-Jakarta3.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4925005/original/026240300_1724314722-c63f32f3-4ccf-4d9b-ba5a-3c4acd3f5b5b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4514832/original/065030000_1690355151-20230726-Festival-Ekonomi-Sirkular-2023-Faizal-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501645/original/058632000_1770951452-Foto_1b__3_.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369937/original/040260300_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481615/original/091930400_1769139822-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500839/original/076453000_1770879365-Wakil_Menteri_Keuangan__Suahasil_Nazara-2.jpg)