Jakarta – Utang Amerika Serikat (AS) melampaui US$ 40 triliun atau Rp 710.900 triliun (asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS 17.770) untuk pertama kalinya sejak 2017, hal itu berdasarkan data Departemen Keuangan.
Kenaikan utang AS didorong sejumlah faktor seperti pinjaman jumbo karena pandemi COVID-19 dan kenaikan biaya bunga utang.
BACA JUGA:5 Keluarga Terkaya di AS: Dari Pemilik Walmart hingga Cargill
BACA JUGA:Komisaris Tinggi PBB Desak AS Cabut Sanksi terhadap Pejabat ICC
BACA JUGA:Tabrakan Helikopter Polisi dengan Pesawat di AS, 1 Pilot Tewas
Mengutip Anadolu, Kamis, (20/8/2026), pada 18 Agustus 2026, total utang publik yang beredar telah mencapai US$ 40,047 triliun, dengan total pada hari sebelumnya adalah US$ 39,987 triliun atau Rp 710.668 triliun yang terdiri dari US$ 32,266 triliun atau Rp 573.447 triliun utang publik dan US$ 7,782 triliun utang antar pemerintah.
Ketika Donald Trump pertama kali menjabat pada Januari 2017, jumlah utang federal mencapai sekitar US$ 19,95 triliun atau Rp 354.561 triliun, kemudian menyentuh US$ 27,75 triliun atau Rp 493.186 triliun pada akhir masa jabatan pertamanya. Hal ini menunjukkan dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, jumlah utang telah meningkat lebih dari dua kali lipat.
Angka tersebut kian melonjak hingga sekitar us$ 36,22 triliun atau Rp 643.719 triliun selama empat tahun masa kepresidenan mantan Presiden Joe Biden, sebelum kemudian bertambah lagi sebesar US$ 3,8 triliun atau Rp 67,53 triliun sejak Trump kembali menjabat.
Utang nasional Amerika Serikat tercatat meningkat sebesar US$ 11,6 triliun atau Rp 206.161 triliun sepanjang dua periode pemerintahan Trump, sementara di bawah pemerintahan Biden kenaikannya mencapai sekitar US$ 8,5 triliun atau Rp 151.066 triliun.
Lonjakan utang ini didorong oleh berbagai faktor yang saling terkait antara lain defisit anggaran yang terus berlangsung, pinjaman besar-besaran akibat pandemi, pemotongan pajak, meningkatnya biaya bunga utang, serta bertambahnya pengeluaran untuk program-program sosial.
Yang lebih mengkhawatirkan, sebagian besar pendapatan federal kini justru terserap hanya untuk membayar bunga utang. Kondisi ini memunculkan rekor baru yang memicu kekhawatiran serius soal keberlanjutan fiskal AS ke depan.

/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2023/03/25/386341352.jpg)
/2026/03/10/984908556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5345823/original/061462700_1757574354-1000016136.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327954/original/075423800_1787130407-email-attachment_2026_08_19_ariefhakim-at-klyid_bahlil-godok-larangan-orang-kaya-beli-pertalite-jangan-ambil-hak-rakyat_1000413995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328650/original/075500600_1787203805-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3955060/original/018515100_1646657160-7_maret_2022-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)